NTTHits.com, Papua Barat - Beredar video seorang ibu di Papua Barat dibakar massa, karena diduga melakukan penculikan anak.
Dalam video berdurasi 2,54 menit itu, terdengar ibu-ibu yang mengerumuni terduga pelaku penculikan meneriakinya bahwa dia salah masuk kompleks.
"Lu (Kau) salah masuk kandang. Salah masuk kompleks," teriak ibu-ibu dalam video yang beredar luas di masyarakat melalui Whats App grup, Selasa, 24 Januari 2023.
Baca Juga: Delapan Modus Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa di NTT
Dalam video itu juga diketahui kasus dugaan pencukikan anak itu terjadi di kilometer (Km) 8, Kompleka Kokoda, Papua Barat.
"Kasus penculikan anak. Su (sudah) dapat tangkap satu perempuan," teriak seorang ibu di video tersebut.
Setelah menangkap dan menggiring terduga pelaku penculikan anak itu. Akhir pelaku dibakar massa.
Dilansir CNNIndonesia, Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Polisi Adam Erwindi membenarkan peristiwa tersebut.
Baca Juga: Dugaan Korupsi Okupasi Lahan 104 Ha, Plt Sekda Kupang Diperiksa Jaksa
Menurut Adam, Wanita itu dikeroyok, lalu pakaiannya dilepas dan dibakar warga yang bermukim di kompleks Kokoda, Km. 8 Lorong 2 Kelurahan Klasabi, Distrik Sorong, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Selasa, 24 Januari 2023 pagi sekitar pukul 06.40 WIT.
"Benar. Info awal setelah saya konfirmasi ke Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol. Happy Perdana Yudianto,S.I.K.,M.H bahwa tadi pagi telah terjadi pengeroyokan dan pembakaran terhadap seorang wanita," katanya.
Kata Adam, korban telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.
Dikatakan Adam, massa membakar wanita yang dibakar itu karena warga menganggap wanita itu hendak menculik anak.
"Saat kejadian, korban sempat diamankan Bhabinkamtibmas setempat. Tapi massa cukup banyak. Salah satu diantara mereka menyiram bensin dan membakar korban," ungkapnya.