Desa Botof Kecamatan Insana, Resmi Jadi Desa Pertama Binaan Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara

photo author
- Jumat, 11 Agustus 2023 | 19:45 WIB
Kasi Intel Kejari TTU, S. Hendrik Tiip, S.H
Kasi Intel Kejari TTU, S. Hendrik Tiip, S.H

NTTHits.com, Kefamenanu - Kejaksaan Negeri Timor  Tengah Utara (Kejari TTU), menetapkan Pemerintah Desa Botof, Kecamatan Insana menjadi desa binaan.  

Penetapan Desa Botof sebagai desa binaan Kejari TTU, ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) melalui Program Jaga Desa  oleh Kepala Seksi Intelijen (Kasi IntelKejari TTU Hendrik Tiip, di ruang kerjanya Kamis, 10 Agustus 2023 siang.

Kepada awak media, Hendrik mengatakan Desa Botof merupakan Desa pertama yang ditetapkan pihaknya menjadi desa binaan Kejari TTU.

Baca Juga: Akui Salah, Kepala Dinas Pendidikan Minta Maaf Soal Siswa SMP di Kupang Tidak Bisa Baca Tulis

Dengan ditetapkan sebagai Desa binaan Kejari TTU, kata Hendrik maka Desa Botof akan didampingi dalam proses pengelolaan keuangan di Desa.

Pihaknya, lanjut Hendrik  akan terjun langsung ke Desa untuk mengawal pelaksanaan fisik proyek dana desa, memastikan pertanggungjawaban penggunaan anggaran serta memastikan fisik proyek dikerjakan sesuai dengan perencanaan dan anggaran yang telah dialokasikan.

Besar harapannya,  dengan adanya pendampingan dan pembinaan tersebut pengelolaan dana desa benar - benar tepat guna dan tepat sasaran sehingga bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat di desa.

Baca Juga: Semangat Warga Kelurahan Oetete Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke - 78

"Sejauh ini untuk komunikasi lisan sudah ada 5 desa tetapi yang baru ajukan surat secara resmi dan sudah ditetapkan jadi desa binaan itu baru satu yakni desa Botof," jelas Hendrik.

Terpisah kepala desa Botof Yohanes Nabu kepada wartawan menyampaikan terimakasih atas dukungan yang diberikan oleh Kejari TTU dengan menjadikan desa Botof sebagai desa binaan.

Ia pun berharap dengan adanya pendampingan dari Kejari TTU kedepannya pengelolaan dana desa bisa lebih baik dan dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca Juga: Kajari TTU dan Staf, Diteror OTK.  Ada Ritual Adat Gunakan Kepala Ayam Penuh Darah dan Uang Koin.

"Saya baru menjabat jadi masih banyak butuh bimbingan dan dampingan terutama dalam pengelolaan dana desa. Sehingga saya sangat bersyukur bisa menjadi salah satu desa dampingan Kejari TTU,"ungkapnya.(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jude Lorenzo Taolin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X