NTTHits.com, Atambua - Pihak penyelenggara Stevano Open Road Race menyatakan bertanggung jawab atas kematian Marselo Resi, korban yang ditabrak pembalap saat latihan resmi pada Kamis kemarin.
Hal itu disampaikan Ketua Panitia Stevano Open Road Race tahun 2023, Charles Kenen Budhi kepada awak media di Atambua, Sabtu 18 November 2023.
Dikatakan bahwa, sebagai penyelenggara Stevano Open Road road, pihaknya berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya saudara Marselo Resi.
Baca Juga: Satlantas Polres Belu dan Jasa Raharja Komitmen Perkuat Pencegahan Lakalantas
"Sebagai panitia, kita bertanggung jawab secara maksimal atas insiden yang menimpa almarhum Marcelo Resi. Juga kepada keempat korban kecelakaan lainnya yang tengah dirawat di RS Atambua dan Siloam Kupang," ujar Charles.
Menurut dia, sebagai bentuk tanggung jawab, kami penyelenggara juga memberikan dukungan yang maksimal kepada almarhum, mulai dari evakuasi hingga perawatan.
"Kami juga beri perhatian bagi keluarga yang ditinggalkan. Kami turut berbelasungkawa kepada keluarga Marcelo," ungkap Charles.
Baca Juga: Pembalap Timor Leste Meriahkan Stevano Open Road Race di Belu
"Yang pasti, kami terus memberikan perhatian kepada korban dan keluarganya dan kita bertanggung jawab secara maksimal," sambung dia.
Lanjut Charles, untuk korban yang masih dirawat, pihaknya telah berkoordinasi dengan tim medis di RS Atambua maupun yang dirujuk ke Siloam Kupang untuk memberikan pelayanan yang terbaik.
Sementara itu, kaitan dengan izin penyelengaraan event, pihaknya telah mengantongi izin resmi dari Polres Belu serta izin penutupan jalan dari Dinas Perhubungan Belu.
"Kita juga sampaikan surat permohonan izin resmi kepada Dinas Pendidikan Belu, Yayasan As Tanara, pihak hotel maupun pemilik toko terkait jalur pelaksanaan road race," terang Charles. (Yansen Manek)