Google Salah Tampilkan Kurs Dolar Jadi Rp8.170, Warganet Heboh! Begini Fakta dan Dampak Bahayanya

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Minggu, 2 Februari 2025 | 10:17 WIB
Google salah update kurs dollar ke rupiah pada Sabtu, 1 Februari 2025 malam. (x.com/harrysofian)
Google salah update kurs dollar ke rupiah pada Sabtu, 1 Februari 2025 malam. (x.com/harrysofian)

NTTHits.com, Jakarta – Dunia maya mendadak gempar! Pada 1 Februari 2025, hasil pencarian Google menampilkan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah hanya Rp8.170,65. Angka ini jauh dari kurs sebenarnya yang berkisar Rp16.312 per dolar AS.

Sontak, kejadian ini langsung menjadi trending topic di media sosial, terutama di platform X (Twitter). Banyak warganet terkejut dan bertanya-tanya, apakah rupiah tiba-tiba menguat drastis? atau Google sedang mengalami kesalahan sistem?

Baca Juga: Tragedi Udara di AS: Tiga Kecelakaan Mengerikan dalam Sepekan, Puluhan Tewas!

Google Akhirnya Buka Suara

Setelah viral di media sosial, pihak Google akhirnya memberikan klarifikasi resmi.

"Kami menyadari adanya kesalahan tampilan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di Google Search. Data konversi mata uang berasal dari sumber pihak ketiga," ujar perwakilan Google dalam pernyataan tertulisnya, Sabtu, 1 Februari 2025.

Google menjelaskan bahwa mereka segera menghubungi penyedia data untuk memperbaiki kesalahan setelah menerima laporan mengenai ketidakakuratan tersebut.

"Begitu kami menyadari adanya ketidaktepatan, kami langsung meminta penyedia data untuk segera memperbaikinya," lanjut pernyataan Google.

Baca Juga: Gempa M6.2 Guncang Aceh, Warga Panik Berlarian, Tidak Ada Korban Jiwa

Berapa Kurs Rupiah yang Sebenarnya?

Tak hanya Google, Bank Indonesia (BI) juga turun tangan memberikan klarifikasi terkait kurs rupiah yang sempat "terjun bebas" di Google Search.

Menurut Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, informasi kurs yang ditampilkan di Google tidak benar.

"Level nilai tukar USD/IDR di angka Rp8.100-an seperti yang ada di Google bukanlah angka yang sebenarnya. Data resmi BI mencatat kurs Rp16.312 per dolar AS pada tanggal 31 Januari 2025," tegasnya.

Sementara itu, di pasar keuangan pada Jumat, 31 Januari 2025, rupiah justru mengalami pelemahan sebesar 49 poin (0,30 persen) ke level Rp16.305 per dolar AS, dari sebelumnya Rp16.257 per dolar AS.

Data dari Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) BI juga menunjukkan tren melemah, dengan kurs rupiah turun ke Rp16.312 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.259 per dolar AS.

Baca Juga: Pergerakan Tanah di Banjarnegara: 16 Rumah Hancur, 39 Terancam, Warga Mengungsi

Apa Penyebab Kesalahan Kurs di Google?

Menurut Dr. Pratama Persadha, Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC, ada beberapa kemungkinan penyebab kesalahan ini:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sasando Dia, Sinergi Perkuat Ekonomi NTT

Selasa, 3 Maret 2026 | 21:05 WIB
X