NTTHits.com, Jakarta – Ambisi besar Erick Thohir untuk membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 semakin nyata! Ketua Umum PSSI itu memastikan bahwa Garuda kini berada di jalur yang tepat dengan menunjuk Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia.
Dalam siniar YouTube The Haye Way (1/2/2025), Erick mengungkapkan bahwa keputusan merekrut Kluivert bukan sekadar mencari nama besar, tetapi juga demi membangun fondasi jangka panjang bagi sepak bola Indonesia.
"Ini kerja tim. Yang paling penting adalah keyakinan dan kerja sama tim," ujar Erick Thohir.
Baca Juga: Kickoff GGF Yogyakarta, Erik Thorir: Bicara 2038 Kalian Adalah Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Patrick Kluivert Didukung Trio Pelatih Belanda
Kluivert tidak datang sendirian. Ia akan dibantu oleh tiga asisten pelatih asal Belanda yang kaya pengalaman:
✅ Alex Pastoor – Ahli taktik yang akan menjadi ‘otak strategi’ di balik Timnas Indonesia.
✅ Denny Landzaat – Mantan gelandang timnas Belanda yang siap memperkuat lini tengah Garuda.
✅ Gerald Vanenburg – Bertugas membangun talenta muda Timnas U-17, U-20, dan U-23.
"Kami tidak hanya ingin membangun tim saat ini (untuk Piala Dunia 2026), tetapi juga tim masa depan," jelas Erick.
Alex Pastoor: Kami Seperti Anak-anak yang Kegirangan!
Salah satu asisten Kluivert, Alex Pastoor, mengungkapkan kegembiraannya setelah menerima tawaran melatih Timnas Indonesia.
"Saat Patrick, Denny, dan saya bertemu di hotel di Amsterdam, kami seperti anak-anak yang kegirangan! Kami sangat menantikannya," ujar Pastoor dalam wawancaranya dengan Ziggo Sport (22/1/2025).
Pastoor, yang berpengalaman melatih NEC Nijmegen, Slavia Praha, AZ Alkmaar, hingga Almere City, akan mulai bekerja di Indonesia pada akhir Februari 2025.
"Selama 10 hari pertama, kami akan mengunjungi klub-klub Liga 1, menonton pemain, dan berdiskusi sebelum merancang strategi," tambahnya.
Alex Pastoor Jadi ‘Otak’ Strategi Kluivert?
Meski berstatus asisten, Pastoor disebut akan menjadi ‘otak strategi’ di balik kepemimpinan Kluivert.
"Saya asistennya, tapi kami sudah lama saling mengenal. Kami sering bertemu saat kursus kepelatihan dan berada dalam satu kelompok," ujarnya.