NTTHits com, Kupang — Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan bahwa jabatan yang diemban para pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT bukanlah hadiah, melainkan amanah yang menuntut tanggung jawab dan integritas tinggi.
Pernyataan itu disampaikan Gubernur Melki dalam acara pelantikan pejabat administrator dan pengawas di lingkup Pemerintah Provinsi NTT, yang berlangsung di Kupang, Rabu (8/10/2025).
Acara tersebut dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) NTT, tokoh agama, pejabat tinggi pratama, serta keluarga para pejabat yang dilantik.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tapi langkah strategis dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan melayani dengan hati,” tegas Melki Laka Lena dalam sambutannya.
Baca Juga: Gubernur Laka Lena Gandeng Bappenas, KKP, K-Utech dan PT Garam Kembangkan Industri Garam Terpadu di NTT
Jabatan Adalah Amanah, Bukan Hadiah
Dalam arahannya, Gubernur Melki mengingatkan bahwa setiap pejabat harus menyadari jabatan yang diemban bukanlah bentuk penghargaan pribadi, melainkan kepercayaan dari Tuhan dan rakyat NTT.
“Saya tegaskan lagi, jabatan ini bukan hadiah, tapi mandat dan kepercayaan. Tangan saya hanya menjadi sarana untuk menjalankan amanah itu,” ujarnya.
Ia meminta pejabat baru agar bekerja dengan integritas, loyalitas, dan semangat kolaboratif, bukan berjalan sendiri-sendiri. “Kita tidak bisa kerja sendiri-sendiri, tapi harus kerja bersama, membangun ekosistem yang sehat, profesional, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Baca Juga: Gubernur NTT Kritik ASN yang Pasif di Dunia Digital: “Website Ada, Tapi Seperti Tidak Ada”
Fokus pada Kinerja dan Dampak Nyata
Melki menegaskan, setiap kebijakan dan kegiatan pemerintahan harus berorientasi pada hasil dan dampak langsung bagi masyarakat, bukan sekadar menyelesaikan urusan administratif.
“Kita sekarang berada di situasi di mana semua kegiatan harus punya dampak nyata. Pastikan yang kita kerjakan berdampak bagi unit kerja dan bagi masyarakat luas,” tegasnya.
Gubernur juga mendorong pejabat di lingkungan Pemprov NTT untuk terus berinovasi dan berkolaborasi lintas sektor, terutama dalam mendukung Program Dasar NTT Energi Joni serta program nasional yang dijalankan di daerah.
Baca Juga: Gubernur NTT Dorong Digitalisasi Pemerintahan untuk Pelayanan Publik yang Lebih Efisien
Rotasi dan Evaluasi Berkala
Melki juga menyinggung soal evaluasi jabatan yang akan dilakukan secara rutin dan objektif. Ia menegaskan tidak ada jabatan yang bersifat permanen.
“Kami akan melakukan evaluasi secara periodik—tiga bulan, enam bulan—untuk memastikan kinerja berjalan baik. Bisa saja ada rotasi, pergantian, atau penyesuaian formasi jabatan,” ujarnya.
Menurutnya, langkah evaluasi berkala ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah untuk menjaga birokrasi yang dinamis, profesional, dan berorientasi hasil.
Baca Juga: Gubernur NTT Dorong Percepatan Program Makan Bergizi Gratis di Daerah Terpencil
Dorong Produk dan UMKM NTT
Dalam sambutannya, Gubernur Melki juga menyoroti pentingnya ASN NTT ikut mendorong penggunaan produk lokal dan UMKM daerah sebagai bagian dari kebanggaan dan penguatan ekonomi masyarakat.