Berkunjung ke SMAN 1 Bajawa, Gubernur NTT Dorong Anak Muda Urus Pertanian dan Laut

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Kamis, 10 April 2025 | 17:10 WIB
Gubernur NTT saat berkunjung ke SMAN 1 Bajawa. (Jhon Seo)
Gubernur NTT saat berkunjung ke SMAN 1 Bajawa. (Jhon Seo)

NTTHits.com, Bajawa– Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, menyampaikan rencana besar untuk mereformasi kurikulum pendidikan SMA di NTT mulai tahun depan.

Salah satu fokus utamanya adalah menyiapkan generasi muda agar mampu mengelola potensi daerah—dari pertanian, peternakan, hingga perikanan.

“Anak-anak NTT punya potensi besar, tapi mereka tidak disiapkan dengan baik. Karena itu, mulai tahun depan, kita geser kurikulum ke lapangan—masuk sawah, ladang, urus ternak, dan masuk laut. Anak-anak tidak hanya belajar dari ruang kelas, tapi langsung dari sumbernya,” tegas Gubernur Melki, saat kunjungan kerja di Kabupaten Ngada, Kamis, 10 April 2025.

Ia menambahkan bahwa perubahan ini bukan tanpa alasan. Banyak anak muda yang terjebak dalam gaya hidup tidak sehat seperti merokok, seks bebas, dan konsumsi miras. Untuk itu, pembinaan sejak dini sangat penting agar mereka bisa mempersiapkan diri dengan baik.

Baca Juga: Pantau Pelaksanaan SPPG Ngedukelu Ngada, Gubernur NTT Minta Program MBG Tak Picu Inflasi Daerah

Dari Konsumen Jadi Produsen Pangan Sekolah

Melki menekankan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi peluang emas untuk menggerakkan anak muda terjun langsung ke sektor produksi. Ia mencontohkan sejumlah anak muda yang kini terlibat dalam pertanian untuk menyuplai makanan bergizi ke sekolah-sekolah.

“Mereka yang urus pertanian dan pasok makanan ke dapur MBG sekarang semangat tiap hari ke kebun karena tahu bisa dapat uang besar. Jangan mimpi jadi YouTuber atau konten kreator, itu hanya untuk sedikit orang. Tapi sawah, laut, ternak—itu kebutuhan setiap hari,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa program ini akan dilaksanakan penuh di Kabupaten Ngada sebagai percontohan, yang saat ini memiliki 9.012 siswa dari 20 sekolah.

Baca Juga: Gubernur Melki: ASN NTT Harus Jadi Penggerak Ekonomi Lewat Wirausaha

Kurikulum Baru: Dari Kelas ke Lapangan

Gubernur Melki juga meminta dinas terkait, khususnya Dinas Pertanian, Peternakan, dan Kelautan, untuk bekerja sama dalam menyusun kurikulum baru ini. Tujuannya agar pembelajaran praktis di lapangan bisa terintegrasi langsung dengan kebutuhan daerah dan mendukung ketahanan pangan lokal.

“Kalian boleh marah sekarang, tapi saya yakin setelah dijalani, perspektif kalian akan berubah. Ini soal menyiapkan masa depan, bukan sekadar belajar teori,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo mengatakan gagasan besar Gubernur NTT ini segera ditindaklanjuti.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X