NTTHits.com, Jakarta - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, menepis isu mangkraknya proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
Ia menegaskan bahwa pembangunan tahap kedua akan segera dimulai dengan dukungan anggaran yang signifikan.
"Pembangunan Kota Nusantara terus berlanjut memasuki tahap kedua pada 2025-2029," ujar Basuki di Sepaku, Penajam Paser Utara, Sabtu, 15 Februari 2025.
Ia mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui alokasi anggaran sebesar Rp 48,8 triliun untuk tahap ini.
Baca Juga: Pembangunan IKN Tidak Akan Mangkrak, Jokowi: “Harus Sempurna Sebelum Pindah”
Fokus Pembangunan Tahap Kedua
Pada tahap kedua, fokus utama adalah penyelesaian infrastruktur untuk ekosistem yudikatif dan legislatif, termasuk pembangunan gedung perkantoran dan hunian terkait.
Langkah ini sejalan dengan target menjadikan IKN sebagai ibu kota politik pada tahun 2028. Selain itu, pembangunan akan mencakup fasilitas perbankan dan proyek investasi lainnya.
"Kami telah merencanakan pembangunan infrastruktur di kawasan investasi agar segera dapat dimulai," tambah Basuki.
Proyek infrastruktur umum seperti jalan, penyediaan air minum, serta sarana jaringan utilitas terpadu (SJUT) dan terowongan multi-utilitas (MUT) saat ini dalam proses pelelangan, dengan target penyelesaian pada tahun 2026.
Baca Juga: Anggaran Dipangkas Habis-habisan! Benarkah Presiden Minta Pembangunan IKN Dihentikan?
Klarifikasi Presiden Jokowi
Menanggapi spekulasi mengenai potensi mangkraknya proyek IKN, Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, menegaskan bahwa pembangunan IKN adalah proyek jangka panjang yang memerlukan perencanaan matang.
"Ini adalah proyek jangka panjang yang bisa memakan waktu 10 hingga 20 tahun untuk diselesaikan," ujar Jokowi dalam sebuah wawancara.