Anggaran Dipangkas Habis-habisan! Benarkah Presiden Minta Pembangunan IKN Dihentikan?

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Jumat, 7 Februari 2025 | 19:27 WIB
Pemerintah ungkap tidak ada anggaran untuk pembangunan IKN. (instagram.com/otorita_ikn)
Pemerintah ungkap tidak ada anggaran untuk pembangunan IKN. (instagram.com/otorita_ikn)

NTTHits.com, Jakarta – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) menghadapi ancaman besar! Di tengah pemangkasan anggaran besar-besaran, muncul spekulasi bahwa proyek ambisius ini bisa dihentikan.

Benarkah Presiden Prabowo Subianto meminta agar pembangunan IKN ditunda?

Atau justru ada strategi lain untuk memastikan proyek ini tetap berjalan?

Berikut fakta-fakta terbaru yang berhasil dihimpun!

Baca Juga: Ketua DPRD Komitmen Optimalkan Anggaran di Kelurahan dan Tambah Armada Atasi Sampah Kota Kupang

Kementerian PU Kehilangan Rp81,38 Triliun, IKN Kena Imbas?

Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU) harus menghadapi pemangkasan anggaran drastis sebesar Rp81,38 triliun, sehingga hanya menyisakan Rp29,57 triliun.

Kondisi ini membuat berbagai proyek infrastruktur, termasuk pembangunan di IKN, menghadapi tantangan serius.

Namun, Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PU, Dewi Chomistriana, tetap optimistis bahwa proyek IKN bisa berlanjut dengan dukungan dari Otorita IKN yang baru saja mendapatkan tambahan anggaran Rp8,1 triliun!

"Mudah-mudahan (pembangunan) bisa tetap dilanjutkan bersama Otorita IKN," ujar Dewi di Komplek DPR RI, Kamis (6/2/2025).

Baca Juga: Pemindahan ASN ke IKN Ditunda Lagi! Benarkah Ada Masalah Anggaran?

Menteri PU: Anggaran Infrastruktur Diblokir Semua!

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa sepanjang 2025 ini, belum ada satu rupiah pun anggaran yang dicairkan untuk pembangunan infrastruktur IKN!

"Anggaran itu (infrastruktur) diblokir semua," tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Dody akan mengajukan permohonan pembukaan blokir anggaran ke Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X