Pembangunan IKN Tidak Akan Mangkrak, Jokowi: “Harus Sempurna Sebelum Pindah”

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Kamis, 13 Februari 2025 | 08:48 WIB
IKN
IKN

NTTHits.com, Jakarta – Mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) adalah proyek jangka panjang yang tidak akan mangkrak, meskipun menghadapi tantangan seperti efisiensi anggaran.

Dalam wawancara di kanal YouTube Najwa Shihab pada Selasa, 11 Februari 2025, Jokowi menekankan bahwa pembangunan IKN bukanlah proyek instan, melainkan perjalanan panjang yang bisa memakan waktu satu hingga dua dekade.

"Sekali lagi, IKN ini adalah proyek jangka panjang, bisa 10 tahun, bisa 15 tahun, bisa 20 tahun," ujar Jokowi.

Baca Juga: Anggaran Dipangkas Habis-habisan! Benarkah Presiden Minta Pembangunan IKN Dihentikan?

Menurutnya, perpindahan ibu kota bukan sekadar memindahkan gedung pemerintahan, melainkan menciptakan ekosistem baru yang siap dihuni oleh ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat lainnya.

"Pindah rumah saja ruwet, apalagi ini mempersiapkan perpindahan ibu kota," tandasnya.

Pemangkasan Anggaran Tak Menghambat Pembangunan

Salah satu tantangan terbesar saat ini adalah pemangkasan anggaran. Dalam APBN 2025, anggaran Otorita IKN dipangkas sebesar Rp4,81 triliun dari total Rp6,39 triliun—berarti ada pengurangan sebesar 75,2 persen.

Meski demikian, Jokowi optimistis proyek ini tetap berjalan sesuai rencana.

"IKN ini sudah punya payung hukum, Undang-Undangnya sudah disetujui oleh 93 persen fraksi di DPR. Semua sudah berjalan sesuai tahapan," ujarnya.

Baca Juga: Pemindahan ASN ke IKN Ditunda Lagi! Benarkah Ada Masalah Anggaran?

Senada dengan Jokowi, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi memastikan pembangunan IKN tetap berjalan meskipun anggaran masih diblokir oleh Kementerian Keuangan.

"Anggaran Rp48 triliun sudah dikomitmenkan untuk lima tahun ke depan. Sisanya akan didorong oleh investasi swasta," ungkap Hasan.

Direktur Lingkungan Hidup dan Bencana Otorita IKN, Onesimus Patiung, juga memastikan efisiensi anggaran tidak menghambat proyek.

"Kami tetap berjalan. Anggaran operasional kami tetap ada," kata Onesimus di Samarinda, Sabtu, 8 Februari 2025.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X