Polemik Gas LPG 3 Kg, Tak Tepat Sasaran dan Harga Melonjak, Menteri ESDM Rencana Bentuk Badan Pengawas Khusus

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Kamis, 13 Februari 2025 | 08:57 WIB
Menteri ESDM ungkap rencana pembentukan badan pengawas gas LPG 3 kg. (Pertamina Patra Niaga)
Menteri ESDM ungkap rencana pembentukan badan pengawas gas LPG 3 kg. (Pertamina Patra Niaga)

Baca Juga: Harga Gas LPG 3 Kg Melonjak! Menteri ESDM Bahlil Sidak dan Ancam Cabut Izin Pengecer Nakal

Aturan Jelas, Tapi Harga Gas Melon Masih Melambung

Bahlil mengungkapkan bahwa pemerintah sebenarnya sudah memiliki mekanisme harga LPG 3 kg yang seharusnya dipatuhi oleh semua pihak.

Saat sidak di pangkalan gas Jalan Tengku Bey, Pekanbaru, Riau, pada 5 Februari 2025, ia menjelaskan bahwa harga dari Pertamina Patra Niaga ke agen adalah Rp12.750 per tabung. Agen kemudian menjual ke pangkalan seharga Rp15.000, dan dari pangkalan ke masyarakat harusnya Rp18.000.

Namun, fakta di lapangan sering kali berbeda.

"Distribusi ini harus sesuai: dari agen ke pangkalan, lalu ke masyarakat. Tidak boleh ada permainan harga di tengahnya, apalagi yang merugikan rakyat," tegasnya.

Baca Juga: Kisruh Gas Elpiji 3 Kg: Prabowo Turun Tangan, Pengecer Kembali Diaktifkan!

Ia bahkan geram saat mendapati harga LPG 3 kg di beberapa daerah mencapai Rp22.000 per tabung.

"Saya tidak rela masyarakat harus membeli dengan harga yang lebih mahal dari yang ditetapkan," tegas Bahlil.

Dengan pengawasan yang lebih ketat dan kebijakan baru, pemerintah berharap polemik LPG 3 kg bisa segera teratasi, sehingga subsidi benar-benar dinikmati oleh mereka yang berhak.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X