IKN Harus Siap Sebelum Pindah
Jokowi menegaskan bahwa sebelum perpindahan ASN dan masyarakat ke IKN, semua fasilitas penunjang kehidupan harus benar-benar siap.
"Kesiapannya harus sempurna. Kalau ASN pindah, apakah sekolah anaknya sudah siap? Rumah sakit bisa beroperasi? Pasar dan supermarket ada atau tidak? Semua harus dihitung," jelasnya.
Saat ini, pembangunan IKN telah memasuki tahap II (2025-2029). Pada tahap pertama (2022-2024), pemerintah telah menggelontorkan Rp89 triliun untuk membangun jalan tol, 47 tower hunian ASN, air minum, sanitasi, kolam retensi, dan gedung pemerintahan.
Baca Juga: Ombudsman RI Temukan Dugaan Maladministraasi di IKN Nusantara
Di tahap kedua, dengan alokasi Rp48,8 triliun, pemerintah fokus pada pembangunan kawasan inti pemerintahan, gedung legislatif, dan yudikatif. Targetnya, Presiden Prabowo mulai berkantor di IKN pada 2028.
Meski menghadapi tantangan, proyek IKN tetap berjalan dan diyakini akan menjadi pusat pemerintahan modern Indonesia di masa depan.***