NTTHits.com, Atambua - Jelang Pemilu serentak 2024, para tokoh lintas Agama menggelar doa bersama di Balai Nazareth, Gereja Katedral St. Maria Imakulata Atambua, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Rabu 7 Februari.
Kegiatan doa bersama tokoh lintas agama jelang Pemilu terselenggara atas kerjasama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Belu dengan Keuskupan Atambua.
Adapun, dalam kegiatan tersebut setiap tokoh agama menyampaikan doanya sesuai agama dan kepercayaan masing-masing dengan harapan pelaksanaan Pemilu berjalan aman, damai dan lancar.
Baca Juga: KPU Belu Serahkan 70 Lembar Surat Pemberitahuan Pindah Memilih ke Lapas
Pastor Paroki Katedral, Romo Agustinus Seran Berek, Pr mengatakan, kita sebagai pemimpin agama ranah kita lebih tepat mengurus yang rohani. Sehingga berhubungan dengan Pemilu yang akan datang kita melakukan doa lintas agama bersama.
"Tujuannya supaya Pemilu yang akan dilaksanakan ini dapat berjalan dengan lancar, damai teristimewa persatuan dan kesatuan bangsa demi mempertahankan NKRI dapat terwujud tidak hanya kacau karena kepentingan lima tahunan," ungkap dia.
Terkait itu Romo Agus berpesan kepada seluruh umat Katolik dan masyarakat perbatasan Belu agar memilih para calon pemimpin berdasarkan visi dan hati nuraninya bukan karena aspek-aspek lain.
"Sehingga figur pemimpin yang dipilih sungguh-sungguh mewakili kita demi menciptakan bonum komune atau hal yang menjadi tujuan bersama suatu kelompok masyarakat," pinta dia.
Baca Juga: Polisi Periksa 4 Saksi dalami Kasus Temuan 2 Unit Motor di Perbatasan Belu
Lebih lanjut Romo Agus juga berharap kepada pihak penyelenggara dalam hal ini pemilik hajatan KPU dan Bawaslu agar bersikap sungguh-sungguh netral, jujur dan adil. Sehingga seluruh tahapan Pemilu hingga akhir berjalan dengan baik, tidak ada pihak yang dikorbankan.
Diketahui, selain para tokoh lintas agama kegiatan doa bersama tersebut dihadiri juga Kepala Kantor Kementerian Agama Belu, Kepala Kesbangpol Belu serta seluruh pengurus FKUB Kabupaten Belu. (Yan Manek)