Gerindra NTT Target Dua Kursi DPR RI

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Rabu, 27 September 2023 | 11:15 WIB
Florencio Mario de Vaira
Florencio Mario de Vaira

NTTHits.com, Sumba Barat - DPD Partai Gerindra NTT menargetkan dua kursi DPR RI pada Pemilu 2024. Setelah pada pemilu pada 2019 lalu harus kehilangan satu kursi.

"Kursi yang sempat hilang pada 2019, kita harus kembalikan dua kursi di dapil NTT 1 dan 2," kata Ketua Bapilu Partai Gerindra, Florencio Mario de Vaira, Selasa, 26 September 2023.

Selain DPR RI, menurut dia, Gerindra NTT juga bertekad kembalikan kembalikan kursi DPRD Provinsi yang pernah dilakukan tahun 2014 jadi 6 kursi, yang sekarang menjadi 8 kursi.

"Kita juga harus mempertahankan kursi DPRD di Sumba Barat, karena kita sebagai ketua, minimal mempertahankan kalau bisa menambah satu kursi," katanya.

Baca Juga: Kasus Penyerangan di Oesapa, Polisi Tetapkan Dua Tersangka Baru

Dia mengatakan kursi DPRD daerah lain yang hanya meraih satu kursi, Gerindra optimis setiap dapil harus terwakili karena berubah beda suasana, kemistri, semangat, dan motivasi.

"Saya melihat itu luar biasa di Sumba Raya termasuk Flores. Jadi kita selalu optimis. DPR RI kita kembalikan 2 kursi minimal, DPRD kita targetkan pimpinan," ujarnya.

Terkait Pipres, dia mengatakan pihaknya akan berupaya meningkatkan suara Prabowo di NTT dari 11 persen pada 2019 menjadi 60 persen 2024 mendatang.

"Indikatornya, karena sekarang Prabowo sama dengan pak Jokowi, dan jokowi menang 78 persen di NTT, pak Prabowo waktu itu 11 persen. Nah sekarang Jokowi minimal ya kita 60 persen, karena ada 3 pasang calon," katanya.

Baca Juga: Esthon: Kader Gerindra Wajib Menangkan Parbowo Subianto sebagai Presiden

"Jika 3 pasang ya 60 persen, kita secara optimis, apalagi pak Jokowi pernah menang dan sekarang kita lihat dari gesturnya pak Presiden ya lebih ke condong ke pak Prabowo," katanya.

"Itu yang akan kita terus memperjuangkan, mengadvokasi secara positif, memberikan semangat kepada para kader bahwa kita menghindari hal-hal seperti ujaran kebencian, saling membuli itu tidak. Intruksi dari Prabowo bahwa kita harus menjalankan proses demokrasi ini secara riang gembira", pungkasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X