Diprotes Anak Buahnya, Menteri Satryo Dituding Arogan: "Kami ASN, Bukan Babu Keluarga!"

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Senin, 20 Januari 2025 | 20:02 WIB
Potret Mendiktisaintek RI Satryo Soemantri Brodjonegoro yang didemo ratusan pegawai ASN di Kantor Kemdiktisaintek, Jakarta, pada Senin, 20 Januari 2025. (Dok. Kemkomdigi)
Potret Mendiktisaintek RI Satryo Soemantri Brodjonegoro yang didemo ratusan pegawai ASN di Kantor Kemdiktisaintek, Jakarta, pada Senin, 20 Januari 2025. (Dok. Kemkomdigi)

NTTHits.com, Jakarta  – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro kini jadi sorotan publik setelah ratusan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Ditjen Dikti Kemdiktisaintek menggelar aksi protes di depan kantornya, Senin (20/1/2025).

Aksi yang diikuti sekitar 235 ASN ini berlangsung meriah namun penuh sindiran tajam. Para pegawai menyanyikan lagu kebangsaan seperti Indonesia Raya dan Bagimu Negeri, sambil membawa spanduk bertuliskan kritik pedas terhadap kepemimpinan Menteri Satryo.

“Institusi negara bukan perusahaan pribadi Satryo dan istri,” tulis salah satu spanduk yang mencuri perhatian. Sementara itu, spanduk lain lebih lugas: “Kami ASN, dibayar negara, bekerja untuk negara, bukan babu keluarga.”

Baca Juga: Donald Trump Dilantik Jadi Presiden AS ke-47, Untuk Pertama Kalinya dalam 40 Tahun Upacara Pelantikan Digelar di Dalam Gedung

Di depan gedung Kemdiktisaintek juga terlihat spanduk besar yang ditujukan langsung kepada Presiden RI Prabowo Subianto: “Pak Presiden, selamatkan kami dari menteri pemarah, suka main tampar, dan main pecat.”

Aksi ini dipicu oleh pemecatan mendadak salah satu pegawai, Neni Herlina, yang diduga tidak sesuai prosedur. Ketua Paguyuban Pegawai Dikti, Suwitno, menyebut keputusan tersebut tidak hanya melukai individu, tetapi juga merusak kepercayaan para pegawai kepada sang menteri.

“Kami ingin Presiden tahu bagaimana situasi di bawah kepemimpinan beliau. ASN bekerja untuk negara, bukan untuk individu,” tegas Suwitno.

Baca Juga: BTN Akuisisi Bank Victoria Syariah: Langkah Strategis Menuju Bank Umum Syariah Terbesar

Siapa Satryo Soemantri Brodjonegoro?

Terlepas dari kontroversi, rekam jejak Satryo sebagai ilmuwan dan tokoh pendidikan terbilang gemilang. Berikut profil singkatnya:

1. Lahir di Belanda, Anak Menteri Era Soeharto

Satryo lahir di Delft, Belanda, pada 5 Januari 1956. Ia merupakan putra Soemantri Brodjonegoro, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia periode 1973-1978.

2. Lulusan Kampus Bergengsi Dunia

Satryo mengenyam pendidikan tinggi di Institut Teknologi Bandung (ITB) sebelum melanjutkan studi doktoral di Universitas Tokyo, Jepang. Ia juga menyelesaikan gelar PhD di University of California, Berkeley, Amerika Serikat.

Baca Juga: TikTok Diblokir, RedNote Jadi Pelarian Pengguna di AS, Tapi Akankah Alami Nasib Serupa?

3. Karier Cemerlang di Dunia Akademik

Karier Satryo dimulai sebagai Ketua Jurusan Teknik Mesin ITB pada 1992. Ia dikenal sebagai ilmuwan produktif dengan 99 publikasi ilmiah. Pernah menjabat sebagai Dirjen Dikti (1999-2007), Satryo juga menjadi anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia periode 2018-2023.

4. Peraih Penghargaan Internasional

Pada 2016, Satryo dianugerahi penghargaan Bintang Tanda Jasa "The Order of the Rising Sun, Gold Rays with Neck Ribbon" dari Pemerintah Jepang atas kontribusinya di bidang pendidikan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X