Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Pemkot Bangun Jejaring Dengan Lima Wilayah di NTT

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Minggu, 5 Februari 2023 | 19:33 WIB
Perjanjian Kerjasama Pemkot dan Lima Wilayah di NTT
Perjanjian Kerjasama Pemkot dan Lima Wilayah di NTT

NTTHits.com, Kupang - Komitmen menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Ibu (AKI) serta mendukung pelayanan kesehatan,  Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, melakukan Perjanjian Kerjasama (PKS) antar wilayah, terkait rujukan fasilitas kesehatan bersama lima kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT)

Dukungan pelayanan kesehatan Pemkot Kupang bersama lima kepala daerah tersebut, antara lain Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Sabu Raijua dan Kabupaten Alor. 

Baca Juga: Enam Kelurahan di Kota Kupang Zona Merah DBD

"Ini bentuk upaya mengatasi keterlambatan rujukan untuk menangani persalinan dan perawatan ibu dan bayi baru lahir, sehingga mampu menekan AKB dan AKI,"kata Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, saat penandatanganan PKS antar wilayah, Minggu, 5 Pebruari 2023.

Tahun 2022, data kasus kematian ibu di Kota Kupang, yakni sebanyak 9 kasus dari 7.823 kelahiran hidup, sedangkan angka kematian bayi terjadi 56 kasus dari 7.823 kelahiran hidup atau 716/100.000 kelahiran hidup.

"Saat ini, Pemkot berkomitmen untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Kota Kupang,"tambah George.

Baca Juga: Menuju Satu Dekade JKN : Kontribusi BPJS Kesehatan Mewujudkan Indonesia Lebih Sehat

Keterlambatan dalam pengambilan keputusan, keterlambatan tiba di tempat rujukan serta keterlambatan penanganan adalah faktor yang sangat berpengaruh dalam keselamatan ibu dan anak.

Dengan membangun dan memperkuat jejaring sistem rujukan untuk pelayanan yang tepat waktu, memperkuat tata kelola sistem rujukan dan meningkatkan keterlibatan aktif masyarakat, dalam perawatan ibu dan bayi yang baru lahir menjadi tujuan dan salah satu strategi, menurunkan angka kasus kematian ibu dan bayi di NTT. 

Baca Juga: Pemkot Klaim Stunting di Kota Kupang Alami Penurunan Kasus

Selain itu, kemampuan atau kompetensi tenaga kesehatan, sarana pendukung, manajemen dan standar atau pedoman dalam memberikan layanan dan terlaksananya rujukan balik adalah syarat, yang perlu dipastikan tersedia dan berjalan maksimal di fasilitas kesehatan dalam pelayanan rujukan yang efektif dan efisien. 

Kegiatan ini merupakan salah satu dukungan pemerintah Amerika Serikat, melalui program USAID Momentum kepada Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir di NTT.

Baca Juga: 12 Temuan Kasus Baru HIV-AIDS Terdata di Kota Kupang

Turut hadir Staf Khusus Gubernur NTT bidang Kesehatan, dr. Stef Bria Seran, Chief of Party USAID Momentum, Djoko Sutikno, SPM Cluster Timor, Idawati Trisno, para Kepala Dinas Kesehatan, para Kepala Bappelitbang serta para Direktur RSUD dari kota Kupang dan 5 kabupaten tersebut. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

370 Perempuan di Kota Kupang Dapat Vaksin HPV

Selasa, 3 Februari 2026 | 15:46 WIB
X