Baca Juga: Janji Siapkan Bus Bagi Siswa Sekolah Jam 5.00 Wita, Dishub Bus Ada,Tapi Anggaran Tidak Ada
“Semua sudah ada dalam rencana, dan saya juga telah mengalokasikan anggaran untuk setiap kelurahan agar memiliki kalender event yang terjadwal secara pasti, dan akan dimulai di Tahun 2023 ini. Ke depan, jika Bapak Dubes Italia ingin berkunjung ke Kota Kupang, dapat melihat jadwal event budaya yang telah ada di kalender event,” kata George.
Selanjutnya terkait masalah kesehatan, George, menjelaskan bahwa isu utama di Kota Kupang yang menjadi prioritas adalah stunting dan gizi buruk. Persoalan stunting, pendekatan kolaborasi menjadi pola kerja Pemerintah Kota Kupang, kerja sama dilakukan dengan Fakultas Kedokteran, Akademi Keperawatan perguruan tinggi yang ada di Kota Kupang terkait gizi dan kesehatan.
Baca Juga: Video Viral Kadis PPO Kota Kupang, Belajar Efektif Jam 9, Bukan Jam 5 Pagi
Sedangkan masalah lainnya terkait inflasi, Kota Kupang telah melakukan terobosan melalui pendekatan urban farming (pertanian perkotaan) dengan memanfaatkan semua potensi lahan yang ada dalam kota untuk penanaman jenis tanaman umur pendek, seperti: cabai, sayur, tomat, dan sebagainya. Dengan demikian, warga kota yang memiliki lahan sempit dapat menanam dengan menggunakan polibag.
“Saya telah bertemu dengan para rektor dari beberapa universitas di Kota Kupang, untuk berkolaborasi terkait pendampingan aktivitas Pemerintah Daerah, agar dapat melakukan Kajian Potensi untuk dikembangkan dalam penanganan berbagai isu yang ada di Kota Kupang,”tutup George.