NTTHits.com, Maumere – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka bersama Bulog Maumere melaksanakan Gerakan Pangan Murah dengan menyalurkan 30 ton beras secara serentak di tiga titik, Sabtu (30/8/2025). Langkah ini menjadi bagian dari program nasional untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.
Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago (JPYK), mengatakan kegiatan dipusatkan di Kantor Bupati Sikka, Kantor Camat Nita, dan Kantor Camat Kangae.
“Total beras yang disalurkan hari ini sebanyak 30 ton, masing-masing titik mendapatkan jatah 10 ton,” jelas JPYK.
Menurutnya, distribusi beras di Nita difokuskan untuk wilayah barat Sikka, di Kangae untuk wilayah timur, sedangkan di kantor bupati untuk wilayah kota dan utara Maumere. Bupati juga memastikan, apabila stok 30 ton dinilai kurang, Bulog Maumere masih memiliki cadangan yang cukup.
Baca Juga: ANM alias Iko Resmi Tersangka Kasus Penikaman di Sikka, Satu Tewas Dua Luka Berat
“Kami berkolaborasi dengan Bulog dan seluruh unsur Forkopimda. Media juga kami harapkan bisa membantu menyebarkan informasi ini agar masyarakat dapat memanfaatkan pasar murah sebaik-baiknya,” tegasnya.
Harga Bahan Pokok Dikendalikan
Kepala Bulog Cabang Maumere, Marten Luther Sesa, menuturkan gerakan ini sekaligus untuk menekan lonjakan harga bahan pokok. Saat ini, harga beras di pasaran sudah menyentuh Rp16 ribu/kg, sementara beras SPHP dijual di pasar murah seharga Rp14 ribu/kg. Selain itu, minyak goreng dipatok Rp18 ribu/liter dan gula pasir Rp19 ribu/kg.
“Beras adalah kebutuhan harian. Mau tidak mau, kami harus terus menggelontorkannya,” ujarnya.
Baca Juga: Dua Nyawa Melayang di Pesta Pernikahan, Polres Sikka Tetapkan Tersangka
Sinergi Forkopimda
Dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, Bulog Maumere menggandeng berbagai pihak, antara lain Pemda Sikka, Polres Sikka, Kodim 1603 Sikka, Lanal Maumere, serta Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sikka.
Bulog juga bekerja sama dengan 26 mitra penyalur di Pasar Alok dan Pasar Tingkat Maumere. Dukungan distribusi pun sudah dilakukan sejak Agustus 2025:
- Kodim Sikka menyalurkan 13,5 ton beras melalui lima Koramil (13–15 Agustus),
- Polres Sikka menyalurkan 24,5 ton lewat delapan Polsek, termasuk tambahan 2 ton di Polsek Nita,
- Dinas Ketahanan Pangan menyalurkan 5 ton dalam dua hari,
- Lanal Maumere dijadwalkan menyalurkan 5 ton pada 20 Agustus.
Marten menegaskan, penyaluran beras murah akan terus digencarkan hingga 31 Desember 2025, sebagai langkah menekan inflasi Kabupaten Sikka yang per Juli 2025 telah mencapai 3,4 persen, mendekati batas nasional 2,5 persen ± 1 persen.***