Heboh! Warga Banten 'Semprot' Menteri ESDM soal Gas Melon, Ini Alasan Pedagang Berani Hadang Bahlil Lahadalia

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Jumat, 7 Februari 2025 | 19:09 WIB
Potret video amatir terkait seorang warga asal Banten yang protes ke Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia dalam momen antrian Elpiji 3 kg atau Gas Melon. (X.com / Hulya Aiyla Filiz)
Potret video amatir terkait seorang warga asal Banten yang protes ke Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia dalam momen antrian Elpiji 3 kg atau Gas Melon. (X.com / Hulya Aiyla Filiz)

Masalahnya, saat itu sudah malam dan hujan deras, membuatnya kesulitan mencari tempat fotokopi.

"Saya harus cari dulu tempat fotokopi malam-malam di tengah hujan. Akhirnya dapat dan bisa beli gas. Syaratnya terlalu rumit hanya untuk sekadar masak!" tegasnya.

Baca Juga: Kisruh Gas Elpiji 3 Kg: Prabowo Turun Tangan, Pengecer Kembali Diaktifkan!

Banting Motor Demi Bisa Protes ke Menteri!

Kesal dengan aturan yang dianggap menyulitkan rakyat kecil, Effendi nekat menghadang Menteri Bahlil Lahadalia saat kunjungan kerja di Tangerang.

Ia mengaku mendapat informasi dari temannya bahwa sang menteri akan hadir, sehingga ia langsung bertekad untuk menemui dan menyampaikan keluhan.

Baca Juga: Pedagang Eceran Gas Elpiji 3 Kg Bisa Raup Untung Jutaan Rupiah! Begini Caranya Jadi Pangkalan Resmi

Namun, pengamanan ketat membuatnya sulit mendekat.

Lantas, ia mengambil tindakan tak biasa: sengaja membanting motornya di tengah kerumunan agar menarik perhatian warga dan bisa menerobos pengamanan!

"Saya banting motor supaya warga sekitar sadar saya mau bicara dengan menteri. Akhirnya saya bisa lolos dan berhadapan langsung dengan Pak Bahlil," jelasnya.

Di hadapan Menteri ESDM, Effendi pun meluapkan unek-uneknya:

"Saya tinggal masak demi antre Gas Melon! Anak kami lapar, Pak! Tolong logikanya jalan dong, Pak!" tegasnya.

Momen ini sontak menjadi viral dan menuai berbagai reaksi dari masyarakat.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X