Menurut laporan AP News, jet tempur canggih ini mengalami kerusakan saat terbang dan kehilangan keseimbangan sebelum akhirnya jatuh dan meledak di landasan.
Beruntung, pilot F-35 berhasil menyelamatkan diri dengan kursi pelontar dan saat ini dalam kondisi stabil di rumah sakit.
Kolonel Paul Townsend, Komandan Penerbang ke-354, menyebut insiden ini sebagai kecelakaan teknis yang tidak terduga, dan pihak militer masih menyelidiki penyebabnya.
Baca Juga: BPS RI : Kenaikan Tarif Tiket Pesawat Merupakan Komponen Harga Yang Diatur Pemerintah
AS Dalam Sorotan, Investigasi Besar-Besaran Dilakukan
Serangkaian tragedi udara dalam waktu singkat ini mengguncang dunia penerbangan AS, menimbulkan pertanyaan besar soal keamanan dan protokol keselamatan udara.
Presiden AS Donald Trump langsung diberi briefing mendalam tentang kecelakaan ini dan memerintahkan FAA serta otoritas terkait untuk menyelidiki setiap insiden dengan serius.
"Kami akan mengusut tuntas dan memastikan keselamatan udara tetap menjadi prioritas utama," tegas Trump dalam pernyataannya pada Sabtu, 1 Februari 2025.***