hukrim

Pasca Penangkapan , Pendukung Gubernur Papua Bentrok dengan Aparat

Rabu, 11 Januari 2023 | 12:59 WIB
Gubernur Papua, Lukas Enembe (Lidia Radjah)

NTTHits.com Papua - Sejumlah massa pendukung Gubernur Papua, Lukas Enembe, menyerang polisi dengan batu, di Markas Komando (Mako) Brimob Kota Raja, Jayapura-Papua, pasca penangkapan oleh tim KPK, Selasa siang, 10 Januari 2023.

Massa mengeruduk halaman depan Mako Brimob Jayapura dan melempari kepolisian dengan batu, selama kericuhan, terdengar bunyi tembakan peringatan dan lemparan gas airmata untuk menghalau massa pendukung Lukas Enembe.

Akibat kericuhan antara massa pendukung Enembe, dan kepolisian di halaman depan Mako Brimob, lalu lintas macet dan pusat pertokoan di area tersebut tutup.

Baca Juga: Lukas Enembe Ditangkap KPK saat Makan di Restoran

Dilansir dari KompasTV, Enembe di tangkap penyidik KPK, saat berada disebuah restauran di Abepura, Jayapura sekitar pukul 11.00 Wita.  Usai ditangkap, Enembe sempat diamankan di Mako Brimob  Kota Raja, kemudian di bawa ke Bandara Sentani untuk di terbangkan ke Jakarta.

Ditetapkan berstatus tersangka, Enembe dijerat KPK, berdasarkan laporan dari masyarakat dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi pembangunan infrastruktur di Papua.

Baca Juga: JarNas Anti TPPO Bantah Tudingan Terhadap Romo Paschalis Sebagai Penampung TKI Ilegal

Juru bicara KPK,  Ali Fikri, mengatakan, sebelum menangkap Lukas Enembe, bukti permulaan yang telah di kantongi KPK, terus dikembangkan dengan mengumpulkan sejumlah alat bukti, mengikuti serta memantau perkembangan dan keberadaan Lukas Enembe dengan menerjunkan tim ke lapangan.

"Kami terus mengumpulkan alat bukti, mengikuti faktual yang ada terhadap keberadaan enembe, dan tim juga bergerak kelapangan, analisis kami memang harus dilakukan penangkapan," kata juru bicara KPK, Ali Fikri.

Baca Juga: Dibalik Penghargaan yang Diterima Bank NTT Tersimpan Sejumlah Masalah

Kuasa Hukum Enembe, Roy Rening, mengatakan, tetap menghormati proses hukum, namun meminta KPK agar  memperhatikan kondisi kesehatan Gubernur Papua, Lukas Enembe selama proses berlangsung.

 

"Kesehatan pak Gubernur harus menjadi perhatian khusus penyidik KPK, karena untuk memeriksa seseorang harus betul betul sehat memberikan keterangan,"kata Roy.

Mengamankan situasi kota Jayapura, pasca penangkapan Gubernur Papua, Lukas Enembe  Polda Papua dan Kodam 17 Cendrawasih,  secara bersama melakukan pengamanan agar menjaga situasi kembali kondusif. (*) 

Tags

Terkini