hukrim

Diduga Lemah Syawat, Pria Ini Nekat Potong Kelamin Sendiri

Kamis, 16 Maret 2023 | 11:26 WIB
Ilustrasi potong

NTTHits.com, Lembata - Warga Dusun Wukalere, Desa Lamalera A, Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata, NTT dibuat gempar, karena aksi nekat FGO, (30) yang memotong alat kelamin sendiri.

FGO nekat memotong alat kelaminnya hingga nyaris putus karena diduga alami lemah syawat pada Senin 13 Maret 2023 sekitar pukul 15.00 Wita.

Peristiwa itu terjadi ketika istri dan anak FGO sedang berada di kebun. Sebelum kejadian tragis itu, korban baru kembali dari Desa Lelata, sekitar 2 km arah barat Desa Lamalera A.

Baca Juga: Anggota DPRD Ini Posting Foto Kelamin di Story WA

Tidak jelas alasannya, saat tiba di rumahnya, korban masuk ke kamar keluarga dan langsung memotong alat vitalnya (penis) hingga nyaris putus.

Korban lalu jatuh tergeletak dilantai kamar bersimbah darah hingga tak sadarkan diri. FGO langsung dilarikan ke Puskesmas Wulandoni. 

“Sekitar jam tiga lewat, warga Wukalere gempar karena FGO , potong alat kelaminnya sendiri hingga nyaris putus,” kata warga Lamalera A, Frans Keraf, Selasa, 14 Maret 2023.

Baca Juga: Cabuli Anak Dibawah Umur, Empat Terduga Pelaku di Belu Terancam 15 Tahun Penjara

Kejadian ini baru diketahui saat istri dan anaknya pulang ke rumah. Anak dan istrinya pun berteriak histeris. Warga Wukalere dibuat heboh hingga satu Desa Lamalera sontak geger karena insiden tragis tersebut.

“Saat istri dan anaknya pulang dari kebun, anaknya mendapati ayahnya lagi mengerang kesakitan di dalam kamar. Begitu masuk dia langsung menangis dan teriak histeris minta tolong warga sekitar. Dia kaget karena kasur penuh darah hingga ke lantai,” ujar Frans Keraf.

Salah seorang kerabat korban, Ola Oleona, yang juga ikut membawa korban ke Puskesmas mengatakan dokter dan tim medis berhasil memberi pertolongan. Penis Frans berhasil dijahit meski tidak lagi mulus seperti sedia kala.

Baca Juga: Pemkot Tepati Janji Datangkan Fisikawan Terkenal Latih Numerasi Bagi Puluhan Guru dan Siswa di Kupang

"Setelah dijahit, korban sempat bangun duduk dan melihat penisnya yang sudah dijahit. Dokter menjelaskan bahwa korban memotong penisnya pakai pisau karena lukanya tersayat. Menurut dokter, jika malam, korban tidak bisa buang air kecil (kencing), maka dirujuk ke RSUD Lewoleba,” kata Frans Keraf.

“Setelah dilakukan tindakan medis, dokter sempat bertanya alasan mengapa nekat memotong penis, korban menjawab kalau ia kesal karena penisnya sudah tidak berfungsi lagi,” ucapnya.***

Tags

Terkini