hukrim

Ketua Araksi TTU Charly Bakker, Terima Uang Rp12 Juta dari Kontraktor MT, Disaksikan FAN Naiboas

Senin, 13 Maret 2023 | 12:06 WIB
Ilustrasi (Atstock Productions)

NTTHits.com, Kefamenanu - Kontraktor CV Gratia, MT selaku rekanan yang mengerjakan proyek Embung Nifuboke mengatakan, FAN salah satu anggota Aliansi Rakyat Anti Korupsi  (ARAKSI) Timor Tengah Utara (TTU) hadir saat dirinya menyerahkan uang senilai Rp12 juta kepada Charly Bakker selaku Ketua ARAKSI Kabupaten TTU.

Penyerahan uang senilai Rp12 juta tersebut, berlangsung di rumah Charly Bakker sekitar pertengahan tahun 2022 lalu.

Baca Juga: Kajari TTU : FN Diperiksa Kaitan Kasus Alfred Baun, Dalam Kapasitasnya Sebagai Anggota ARAKSI bukan Wartawan

"Uang senilai Rp12 juta itu, saya serahkan langsung ke CB, Ketua Araksi TTU dan disaksikan langsung oleh anggota ARAKSI TTU, FAN. Kalau tidak salah akhir Bulan Juli atau awal Agustus, jam 22.00 wita", ungkap MT yang dihubungi wartawan, Minggu 12 Maret 2023 malam.

Tambah MT, uang yang diserahkan dalam bentuk pecahan Rp100 ribu.

"Uang saya serahkan senilai Rp12 juta dalam bentuk pecahan Rp100 ribu dan saya masukan dalam amplop warna coklat," tambah MT.

Dalam pertemuan itu, kata MT, dirinya sempat ditakuti atau ditekan dengan menggunakan pejabat di Kejaksaan Tinggi dan pejabat di Polda NTT.

"Waktu kami ketemu di rumahnya CB, CB bilang bos di Kupang sering makan malam dengan pejabat Kejaksaan Tinggi di Kupang dan pejabat Polda NTT. Saat itu FAN juga hadir dan dengar apa yang kami bicarakan," ujar MT menirukan bahasa CB.

Baca Juga: Kasus Dugaan Pemerasan dan Laporan Palsu Pengurus Araksi NTT Naik Status Penyidikan

Kontraktor MT mengaku dalam perjalanan barulah dirinya menyadari bahwa dirinya ditekan melalui berita - berita terkait pekerjaan embung Nifuboke dengan tujuan tertentu.

Bahkan, dirinya juga baru menyadari jika FN merupakan salah satu anggota Araksi TTU.

"Awalnya saya pikir FAN murni seorang wartawan", kata MT

Terkait dengan uang senilai Rp. 12 juta, kata MT, diserahkan satu (1) minggu setelah ada permintaan dari CB.

"Jadi bohong jika FN bilang dia (FN) tidak hadir saat saya serahkan uang Rp12 juta kepada CB. FAN hadir dan saksikan secara langsung," tegas MT.

Halaman:

Tags

Terkini