Sebelumnya diberitakan, Komandan Batalyon Infanteri 744 / SYB Belu, Mayor Inf. Eko Novianto Beslar yang dikonfirmasi melalui Pasi Intel Letnan Nyoman mengaku tidak mengetahui adanya aktifitas judi dalam markas Yonif 744/SYB yang dipimpin.
Kepada wartawan, dia menyampaikan bahwa dirinya sementara mengikuti kegiatan di Kupang.
"Ibu, sementara kami ada kegiatan di ruangan. Ijin ibu kami lagi di kupang", kata Letnan Nyoman.
Setelah diinformasikan terkait ramainya perjudian sabung ayam yang sedang berlangsung dalam markas Yonif 744 SYB yang dipimpinnya, Letnan Nyoman langsung merespon dengan mengatakan akan menghubungi teman - temannya untuk dibubarkan.
"Sudah saya tlf teman untuk bubarkan", sambungnya setelah itu.
Baca Juga: Dugaan Korupsi Triliunan di Proyek PLTU Kalbar: KPK Bongkar Kasus Baru di PLN
Mirisnya, pesan WhatsApp Letnan Nyoman itu diterima NTTHits.com pada pukul 12.33 WITA. Tapi aktifitas judi sabung ayam di dalam markas Yonif 744 SYB terus berlangsung hingga menjelang magrib.
Salah satu peserta judi sabung ayam yang ditemui di jalan depan markas perjudian mengatakan akan tetap masuk ke lokasi.
"Siapa yang mau ganggu kita, kita bermain dalam markas TNI ni pasti aman", jawabnya dalam posisi sedang menggendong ayam (*)