hukrim

Kisruh Penerbitan SKCK Cawabup Terpilih Belu Diambil Alih Polda NTT. Kasusnya Naik Tahap Penyidikan, Bripka Naries Nuwa Ditarik dari Sat Intelkam

Sabtu, 22 Februari 2025 | 14:12 WIB
Kapolres Belu, AKBP. Benny Miniani Arief S.I.K (Dok. Humas Polresta Belu)

Dia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat kabupaten Belu untuk sama - sama menjaga situasi Kamtibmas menjelang saat dan setelah sidang penyelesaian Pilkada Kabupaten Belu. 

Sebelumnya diberitakan, surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Belu Willybrodus Lay - Vicente Hornai Gonsalves diduga terdapat penyimpangan dalam pengurusannya di pihak Kepolisian Resor (Polres) Belu . 

Dugaan penyimpangan pengurusan SKCK oleh tiga oknum anggota Polres Belu, dengan cara menghilangkan status hukum (mantan napi, red) dari Vicente Hornai Gonsalves di bagian Reserse Kriminal Polres Belu hingga terbit SKCK "Bersih" (status hukum tidak disertakan, red) di Satuan Intelkam Polres Belu.

Baca Juga: Keterangan Saksi Manuel Da Silva Pertegas Fakta Hukum Vicente Gonsalves Diduga 'Mengakali' Terbitnya SKCK Bebas Pidana Dengan Melibatkan Institusi

Terbitan SKCK 'bersih' Calon Wakil Bupati Terpilih Belu , Vicente Hornai Gonsalves, menyeret nama tiga oknum anggota Polres Belu yakni Bripka Apolynaris Meje Nuwa alias Naries, Bripka Denny Ay dan Aipda Yanbers F Napu. 

Kapolda NTT, Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H, M.H yang dimintai tanggapannya saat dikonfirmasi NTTHits.com Jumat, 14 Februari hingga berita ini diterbitkan enggan berkomentar.

Untuk diketahui, Status Hukum Vicente Hornai Gonsalves, Cawabup Terpilih Belu ini diangkat dalam Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum di Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MKRI).

"Dokumen Polri Yang Dibacakan Ketua Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi Berbeda Dengan SKCK Vicente Yang Diterbitkan Polres Belu". (*)

 

 

 

Halaman:

Tags

Terkini