hukrim

Dilaporkan Hemus Taolin Dugaan Kasus Penipuan dan Penggelapan, Bupati TTU Penuhi Undangan Klarifikasi ke Polda NTT

Senin, 10 Juni 2024 | 20:09 WIB
Kolase Bupati TTU, Drs. David Juandi dan Hemus Taolin. (Jude Lorenzo Taolin)

"Saya tidak ingat berapa banyak pertanyaan yang diberikan, pada intinya ditanya soal dugaan Penipuan dan Penggelapan yang dilaporkan Hemus Taolin", jelas David.

Dalam keterangan ke pihak penyelidik, Bupati David mengatakan tidak pernah menerima uang senilai Rp1. 650.000.000,- .

"Laporan Hemus, uang itu diberikan secara bertahap dan dititip lewat beberapa orang namun dirinya sendiri tidak mengetahui siapa orang yang dimaksud", ucap David.

Baca Juga: Istri Selingkuh Hingga Punya anak Dengan Sesama ASN Saat Ditinggal Merantau, Suami Lapor Ke Dinas P dan K TTU

Beberapa pihak yang turut diundang klarifikasi ke pihak Polda NTT terkait laporan Penipuan dan Penggelapan oleh Hemus Taolin, saat dikonfirmasi mengatakan tidak pernah ada perjanjian apapun oleh Bupati ke Hemus Taolin melalui mereka atau pengalihan barang milik Hemus Taolin ke Bupati.

"Waktu itu pas suksesi, ya kita semua adalah pendukung bapak David. Dalam bentuk apapun yang mungkin kita beri dengan berbagai cara itu hanyalah bentuk dukungan membantu perjuangan beliau. Tidak ada perjanjian melalui kami, Bupati akan memberi sesuatu ke Hemus Taolin", ungkap salah satu pihak yang ikut diundang klarifikasi oleh penyelidik Polda NTT, tanpa menyebut uang atau barang sesuai laporan Hemus Taolin.

Pihak lainnya yang ikut diambil keterangan, menyesalkan laporan yang dilayangkan Hemus Taolin.

"Mengapa baru dipermasalahkan saat ini. Toh uang yang dikasih juga adalah bentuk dukungan untuk David Juandi sebagai calon Bupati waktu itu. Kalaupun ada sejumlah uang yang diberikan kepada Pak David setelah menjabat sebagai Bupati, mungkin itu fee proyek atau ada urusan lain apalah dan soal itu sudah bukan rahasia lagi. Menurut saya itu wajar saja, di semua daerah juga pasti begitu. Tapi kalau kemudian dipermasalahkan dan dianggap penipuan atau penggelapan, ini yang rumit", ungkap pihak yang diperiksa lainnya  tanpa bersedia namanya disebutkan. (*)

 

Halaman:

Tags

Terkini