“Itu jalan lama dan sudah digunakan oleh masyarakat Desa. Jalan tersebut dibuat pada program padat Karya zaman dahulu. Tidak ada pembukaan jalan baru. Hanya perbaikan akibat kerusakan aliran air", jelasnya melalui pesan WhatsApp.
Ia pun kembali dikonfirmasi awak media, Selasa 26 Maret malam terkait empat alat berat yang diduga milik mantan Bupati Willybrodus Lay namun tidak merespon.
Diwaktu yang sama awak media juga berusaha mengkonfirmasi mantan Bupati Belu Willybrodus Lay. Namun jawabannya, ia tidak mengetahui terkait persoalan tersebut.
“Saya tidak tahu, saya sedang berada di Eropa", jawab Willybrodus singkat melalui pesan WhatsApp. (*)