Ingin Hadiri Kegiatan ARAKSI NTT di Labuan Bajo, Charly Baker Peras Uang Tiket Pesawat dari Kontraktor BD

photo author
- Senin, 13 Maret 2023 | 18:13 WIB
Ilustrasi (Atstock Productions)
Ilustrasi (Atstock Productions)


NTTHits, Kefamenanu - BD, kontraktor pelaksana Rumas Sakit Pratama Ponu, selain diperas uangnya belasan juta rupiah oleh Ketua ARAKSI TTU, Charly Baker, ia juga diminta uang untuk keperluan membeli tiket pesawat PP Kupang - Labuan Bajo.

Menurut pengakuan BD, permintaan pembelian tiket pesawat setelah ia berhasil diperas Charly Baker belasan juta rupiah.

"CB sudah berhasil peras uang saya Rp16 juta, tapi dia masih terus berupaya menekan saya dengan segala cara. Pada akhir September 2022, CB kembali menelepon saya dan meminta uang tiket ke Labuan Bajo. Katanya dia akan mengikuti kegiatan ARAKSI di sana. Saya tidak kasih, karena sudah belasan juta dia peras dari saya", ungkap BD yang diwawancarai wartawan di aula Kejaksaan Negeri TTU, Senin, 13 Maret 2023.

Baca Juga: Ketua Araksi TTU Charly Bakker, Terima Uang Rp12 Juta dari Kontraktor MT, Disaksikan FAN Naiboas

Ia menolak memberi uang tiket ke Charly Baker, karena menurutnya pekerjaan pembangunan Rumah Sakit Pratama Ponu pun sudahberjalan sesuai dengan spek.

"Dia mau peras saya dari segi apa lagi, pekerjaan saya berjalan dengan baik dan sudah sesuai spek. Dia menakuti saya bahwa wartawannya akan membuat berita miring. Intinya, saya tidak lagi ladeni permintaan CB," tutup BD menjawab o
Pertanyaan wartawan.

Sebelumnya diberitakan, setelah rekanan CV.Gratia, satu lagi rekanan pelaksana pembangunan Rumah Sakit Pratama Ponu, BD mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara, mengaku pernah diperas Ketua Araksi TTU, Charly Bakker.

Baca Juga: Kasus Ketum ARAKSI NTT, Lakmas NTT Dukung Kejari TTU Proses Hukum Pengusaha HT

BD, diketahui adalah  rekanan pelaksana pembangunan Rumah Sakit Pratama Ponu.

Ia mengaku mendapat panggilan telepon dari Ketua Araksi TTU, Charly Bakker, pada akhir Agustus 2022 lalu.

"Charly Bakker menelpin saya, menyampaikan bahwa ia sedang berada di lokasi proyek yang dikerjakan oleh saya. Tapi saya tidak menggubris apa yang dikatakan CB karena merasa tidak ada konfirmasi dari dinas teknis.
Tapi eelang satu hari kemudian, ada wartawan mengirimkan berita kepada saya via handphone, yang isinya seolah - olah menyudutkan saya sebagai kontraktor. Saya kemudian meminta tolong kepada salah satu teman yang kebetulan kenal dengan baik dengan Charly Bakker  untuk dipertemukan agar bisa melakukan konfirmasi terkait pemberitaan yang tidak sesuai dengan kenyataan,"jelas BD kepada awak media di Kantor Kejari TTU, Senin, 13 Maret 2023 sore.

Baca Juga: Kajari TTU Terbitkan Sprinlid. Pengusaha HT Akan Segera Diperiksa, Dalam Kasus Ketum ARAKSI NTT, Alfred Baun.

Setelah bertemu Charly, BD langsung membawanya ke lokasi proyek dan ke sumber berita agar Charly Bakker  bisa kembali mengonfirmasi kepada wartawan bahwa informasi tersebut tidak benar.

Namun, saat itu Charly Bakker meminta DB menyetor uang tunai sebesar Rp 6.000.000.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jude Lorenzo Taolin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X