Triwulan I 2023, Ekonomi NTT Tumbuh 3,73 Persen

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Senin, 15 Mei 2023 | 16:02 WIB
Kepala BI NTT Donny Haetubun
Kepala BI NTT Donny Haetubun

NTTHits.com, Kupang - Berdasarkan rilis PRDB Provinsi NTT Triwulan 1 2023 oleh BPS, perekonomian Provinsi NTT tumbuh sebesar 3,73% (yay), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan di triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 3,45% (yoy).

Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan NTT, Donny Haetubun mengatakan kinerja ekonomi Provinsi NTT yang meningkat ditopang oleh tumbuhnya permintaan domestik pasca pencabutan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan tetap terkendalinya laju penambahan kasus Covid-19 di Provinsi NTT.

Sejalan dengan hal ini, menurut dia, 16 Lapangan Usaha (LU) dari 17 LU mencatatkan pertumbuhan yang positif, secara spesial wilayah Balinusra. Dimana, perekonomian NTT memberikan sumbangan sebesar 22.29% dari total perekonomian Balinusra.

Baca Juga: Oktobius Wiritana Ringu Satu-satunya Bacaleg DPR RI Partai Gerindra asal Pulau Sumba

"Peningkatan pertumbuhan ekonomi Provinsi NTT sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Nasional yang tumbuh sebesar 5,03% (yoy), meningkat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya dengan pertumbuhan sebesar 5,01% (yoy)," kata Donny, 15 Mei 2023.

Dari sisi LU, kata dia, pertumbuhan ekonomi Provinsi NTT bersumber dari kinerja LU Utama yakni LU Pertanian, LU Administrasi Pemerintahan, serta LU Perdagangan Pertumbuhan.

LU Pertanian didorong oleh peningkatan produksi tanaman pangan dan perkebunan di tengah semakin kondusifnya curah hujan serta masih bebasnya Provinsi NTT dari wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan semakin terkendalinya penyebaran wabah African Swine Fever (ASF).

Baca Juga: Pemberhentian Izhak Rihi sebagai Dirut Bank NTT Langgar UU Perseroan Terbatas

Sedangkan, pertumbuhan LU perdagangan sejalan dengan peningkatan kredit konsumsi, meningkatnya penyaluran kredit ultra mikro (UM), dibandingkan triwulan sebelumnya di tengah pencabutan PPKM, Kinerja LU Administrasi pemerintahan meningkat seiring dengan peningkatan kinerja realisasi Transfer Ke Daerah (TKD).

Dia mengatakan peningkatan kinerja realisasi belanja pegawai APBN dan belanja bantuan sosial dibandingkan triwulan sebelumnya. Dari LU konstruksi, pertumbuhan positif didorong oleh realisasi fisik sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan yang melampaui target, persiapan venue ASEAN Summit di Labuan Bajo, perbaikan infrastruktur terdampak bencana, dan proyek konstruksi swasta di Provinsi NTT.

"Sementara itu membaiknya kinerja LU Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (Akmamin) sejalan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Provinsi NTT di tengah persiapan ASEAN Summit dan pencabutan PPKM," jelasnya.

Dari sisi Pengeluaran, jelasnya, pertumbuhan terutama bersumber dari meningkatnya Konsumsi Rumah Tangga, PMTDB (Pembentukan Modal Tetap Domestik Bruto) dan Konsumsi Pemerintah.

Baca Juga: PKN NTT Sukses 100 Persen Daftarkan Bacaleg Provinsi dan Kabupaten/kota

Pertumbuhan Konsumsi Rumah Tangga didorong oleh peningkatan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan realisasi belanja bantuan sosial di tengah penghapusan kebijakan Pemberlakuan PPKM.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sasando Dia, Sinergi Perkuat Ekonomi NTT

Selasa, 3 Maret 2026 | 21:05 WIB
X