Sempat Mandek Karena Rugi Rp1 Miliar, Dapur MBG Kalibata Kembali Beroperasi: Siapa yang Kucurkan Dana?

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Kamis, 17 April 2025 | 18:58 WIB
Prabowo Saat Meninjau Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SDN 1 dan SDN 2 Kedung Jaya, Bogor, Jawa Barat. (instagram.com/prabowo)
Prabowo Saat Meninjau Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SDN 1 dan SDN 2 Kedung Jaya, Bogor, Jawa Barat. (instagram.com/prabowo)

NTTHits.com, Jakarta – Setelah sempat berhenti beroperasi akibat kisruh dana dan kerugian nyaris Rp1 miliar, Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalibata, Jakarta Selatan, akhirnya kembali menyala.

Mulai Kamis, 17 April 2025, dapur ini kembali menyajikan makanan bergizi untuk anak-anak sekolah di kawasan padat penduduk.

Kabar gembira ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, sehari sebelumnya.

Baca Juga: Pantau Pelaksanaan SPPG Ngedukelu Ngada, Gubernur NTT Minta Program MBG Tak Picu Inflasi Daerah

“Besok jalan lagi,” ujar Dadan dengan singkat namun pasti, Rabu, 16 April 2025.

Sebelumnya, layanan dapur MBG Kalibata sempat dihentikan menjelang Idulfitri 1446 H, menyusul konflik internal antara yayasan pengelola dan mitra lapangan. Konflik tersebut bahkan berujung pada laporan pidana atas dugaan penggelapan dana.

Namun BGN memastikan, polemik itu tak akan menghambat kelanjutan distribusi gizi untuk anak-anak.

“Kegiatan reguler di SPPG akan kembali dilanjutkan seperti biasa,” ujar Dadan dalam keterangan resminya.

Baca Juga: Ketika Ribuan Staf MBG Belum Digaji, Prabowo Justru Sedih Menterinya Tak Punya Mobil Dinas

Terkait dari mana dana baru dikucurkan, Dadan menjelaskan bahwa BGN telah menjalankan semua kewajiban pembayaran sesuai prosedur melalui transfer ke rekening Virtual Account Yayasan Media Berkat Nusantara (MBN).

“Dana sudah kami salurkan, lengkap dengan sistem keamanan,” tegasnya.

Menurut Dadan, yang terjadi hanyalah kesalahpahaman internal antara yayasan dan mitranya. Ia menyebut, hubungan BGN dengan yayasan masih berjalan baik, dan tidak ada hambatan dari sisi pemerintah.

“Ini murni persoalan internal. Kami sudah evaluasi, dan ke depan kami akan lebih selektif memilih mitra,” kata Dadan.

Baca Juga: Gubernur NTT Apresiasi Program MBG di Sumba Timur Saya Bangga, SPPG Dikelola Pengelola dan Ahli Gizi Profesional

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X