NTTHits.com, Vatikan – Gubernur terpilih NTT, Melki Laka Lena, melakukan kunjungan ziarah ke Vatikan sebagai bagian dari persiapan diri secara lahir dan batin untuk menyongsong amanah barunya. Perjalanan ini dilakukan bersama keluarga dan sejumlah tokoh rohaniwan asal NTT.
Dalam kunjungan yang berlangsung sejak awal Desember hingga awal Januari 2025, Melki mengunjungi berbagai situs suci di Vatikan, termasuk Basilika Santo Petrus, Basilika Bunda Maria, dan Basilika Santo Yohanes Pembaptis. Salah satu momen istimewa adalah ketika ia melewati Pintu Suci yang dibuka langsung oleh Paus Fransiskus pada 4 Desember 2024.
Baca Juga: Melki-Johni Siap Pimpin NTT, Ajak Semua Pihak Bangun Daerah Bersama
Ziarah Sebagai Refleksi dan Doa untuk NTT
Melki mengungkapkan bahwa perjalanan ini bukan sekadar agenda pribadi, tetapi juga sebagai simbol harapan untuk membawa perubahan di NTT.
“Ketika melewati Pintu Suci, pesan yang disampaikan adalah kita harus membawa harapan baru. Ini menjadi refleksi bagi saya untuk memimpin NTT dengan hati yang bersih dan visi yang jelas, demi perbaikan kehidupan masyarakat NTT,” ujar Melki.
Ia juga didampingi oleh Pastor Markus, seorang penerjemah resmi Paus Fransiskus, yang memfasilitasi perjalanan Melki ke sudut-sudut Vatikan. “Bersama Pastor Markus, saya bisa memahami lebih dalam makna ziarah ini, terutama untuk mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang membawa perubahan baik,” tambahnya.
Baca Juga: Melki-Johni Resmi Ditetapkan Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTT Periode 2025-2030
Kehadiran Komunitas NTT di Vatikan
Melki turut menghadiri Misa Natal bersama Komunitas Diaspora NTT di Vatikan. Ia mengungkapkan rasa bangganya atas peran besar masyarakat NTT, khususnya para biarawan dan biarawati, dalam mendukung pelayanan Gereja Katolik di Eropa.
“Saya bertemu banyak imam dan suster asal NTT yang melayani di Italia. Mereka menjadi ujung tombak misi Katolik di berbagai negara, bahkan di tempat-tempat yang sulit dijangkau. Ini kebanggaan luar biasa bagi kita semua,” ujarnya.
Melki juga mencatat, dari sekitar 2.000 anggota komunitas biarawan-biarawati di Italia, sekitar 80% berasal dari NTT. “Ini menunjukkan bagaimana masyarakat NTT memberikan kontribusi besar, bukan hanya untuk Indonesia, tetapi juga dunia.”
Baca Juga: Melki-Johni Resmi Jadi Gubernur dan Wakil Gubernur NTT: KPU Gelar Pleno Penetapan Besok
Pesan untuk Masa Depan