Melki- Johni Sering Diserang, Pengamat; Akar Rumput Tak Mudah Berubah!

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Jumat, 1 November 2024 | 20:56 WIB
Dr Ahmad Atang
Dr Ahmad Atang

NTTHits.com, Kupang – Kontestasi politik menjelang Pilgub NTT 2024 semakin memanas dengan persaingan antar-pasangan calon yang meruncing.

Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Kupang, Dr. Ahmad Atang, menilai bahwa isu dan serangan personal menjadi bagian tak terelakkan dalam dinamika ini.

Paslon nomor urut 2, Melki Laka Lena dan Johni Asadoma, tampaknya sering menjadi target kritik publik, terutama terkait dukungan Koalisi Indonesia Maju (KIM) serta isu air bersih yang mereka angkat.

Baca Juga: BRI dan Ombudsman RI Bersinergi untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Publik di Era Digital

Menurut Dr. Ahmad, meskipun kritik terhadap program Paslon merupakan hal wajar dalam politik, sering kali isu yang diangkat memiliki nada pembunuhan karakter.

“Dalam politik, pohon yang rindang memang lebih sering dipangkas. Kritik yang konstruktif dapat memperkaya demokrasi, selama tidak menyentuh privasi kandidat,” ujarnya, Jumat, 1 November 2024.

Dr. Ahmad juga menambahkan bahwa meski serangan terjadi di kalangan menengah ke atas, pengaruhnya relatif kecil terhadap pemilih akar rumput, yang menurutnya sudah mantap pada pilihannya.

Baca Juga: Ello dan Marapu Band Siap Guncang Panggung di Konser Hiburan Rakyat MELKI-JOHNI di Tambolaka

“Pemilih akar rumput umumnya lebih setia dengan pilihannya. Sebaliknya, kalangan menengah atas cenderung mudah berubah karena mempertimbangkan faktor rasional,” tambahnya.

Dalam perspektif Dr. Ahmad, suasana Pilgub ini memiliki kemiripan dengan politik ala Machiavelli, di mana jalur politik sering kali penuh risiko dan ancaman bagi para kandidat.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X