NTTHits.com, Kupang - Walaupun belum terpilih menjadi Gubernur NTT, namun bakal calon Gubernur NTT, Melki Laka Lena telah memperjuangkan untuk penurunan bunga pinjaman Pemerintah Provinsi NTT ke PT SMI, dan telah disetujui.
"Walau belum jadi gubernur, saya sudah minta Direktur SMI untuk turunkan bunga pinjaman di NTT, dan sudah disetujui," tegas Melki Laka Lena saat konferensi pers, Jumat, 13 September 2024.
Awalnya, menurut Melki, dia meminta agar pinjaman tersebut dihapus, nanub tidak bisa, sehingga hanya bisa turunkan bunga pinjaman.
Baca Juga: Melki Laka Lena Pastikan 200 Ribu Anak Putus Sekolah di NTT akan Kembali Bersekolah
"Saya minta ke Dirut SMI untuk pemutihan pinjaman. Dia bilang tidak bisa," kisah Melki.
Dia mengaku pembayaran hutang daerah ke PT SMI setiap tahunnya cukup mengganggu fiskal NTT. Sehingga dirinya dan Johni Asadoma akan mencari sumber pembiayaan baru," katanya.
Dia mengatakan sumber dana dari pusat berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK), khusus dana DAK ini tergantung lobi ke pemerintah pusat.
"Khusus DAK tergantung kemampuan pemimpin tembus Jakarta. Kalau bukan dari unsur pemerintah memang akan kesulitan, tapi kalau tidak, tentu sulit atau susah. Ini kelebihan kami dibandingkan dengan yang lain," katanya.
Baca Juga: Rapimda Demokrat NTT, Konsolidasi Memenangkan Melki- Johni di Pilgub NTT
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melakukan pinjaman daerah senilai Rp 1,3 triliun melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dengan bunga pinjaman daerah sebesar 6,3 persen.***