NTTHits.com, Kupang - Berdasarkan survey SMRC merilis hasil survey bakal calon (Balon) Gubernur NTT yang akan bertarung di Pilkada Gubernur (Pilgub) NTT pada November 2024.
Dari hasil survey SMCR itu menunjukan, balon Gubernur NTT, Eamanuel Melkiades Laka Lena unggul, jika berpasangan dengan Jane Natalia Suryanto atau pun Gabriel Beri Bina.
Contoh simulasi survey SMCR itu, yakni pasangan cagub-cawagub Melki Laka Lena-Gabriel Beri Bina, SMRC memotret keterpilihan paket ini pada angka 34,3 persen. Kedua, pasangan Simon Petrus Kamlasi-Andre Garu meraih 22,0 persen, dan ketiga Ansi Lema-Refafi Gah 21,7 persen. Akan tetapi yang harus menjadi perhatian serius bagi setiap pasangan adalah masih adanya suara bimbang sebesar 21,4 persen.
Contoh kedua, masih menurut SMRC, Cagub Melki Laka Lena tetap unggul jika dipaketkan dengan Jane Natalia Suryanto. Pasangan ini berada di angka 36,6 persen, posisi kedua Simon Petrus Kamlasi-Andre Garu meraih 22,7 persen, dan posisi ketiga Ansi Lema-Refafi Gah sebesar 19,1 persen.
Dalam simulasi ini, tercatat sebanyak 21,6 persen responden yang belum menentukan pilihan atau masih ragu-ragu.
Demikian antara lain rilis survei SMRC yang beredar luas di masyarakat sejak kemarin. Artinya, survei SMRC membuktikan bahwa Cagub dari Golkar Melki Laka Lena tetap unggul siginifikan dari pasangan lain, jika diduetkan dengan Gab Beri Bina atau Jane Natalia Suryanto.
Sedangkan dalam top of mind (perorangan), sejumlah tokoh masih mengungguli Melki Laka Lena. Kendati, diketahui bahwa top of mind merupakan gambaran elektabilitas masih semu karena belum dalam bentuk paket.
Baca Juga: KPK Panggil Politikus PDI-P Herman Hery Jadi Saksi Kasus Bansos Presiden
Padahal, keterpilihan yang ditunggu dan lebih representative dalam kontestasi Pilkada adalah elektabilitas dalam bentuk pasangan calon (paket).
Merespons hasil survei tersebut, Analis Politik dari FISIP Unwira Kupang, Michael Rajamuda Bataona menjelaskan hasil survei itu tidak boleh dihadapi secara apa adanya atau taken for granted. Tapi, dihadapi dengan pemahaman ilmiah bahwa itu data hasil potret sebuah fenomena politik. Di mana, di balik data kuantitatif itu ada banyak makna kualitiatif di sana. Potret itu memberi pemahaman yang luas dan mendalam tentang Pilgub NTT.
“Artinya, fenomena kecenderungan pemilih jika Pilgub dilakukan saat ini sudah terpotret bahwa Melki Laka Lena berpeluang meraih dukungan mayoritas. Terlepas dari prediksi hasil Pilgub. Hasil survei saat ini yang menempatkan Melki Laka Lena di urutan teratas adalah refleksi kenyataan di akar rumput pemilih,” katanya, Sabtu, 27 Juli 2024.
Dia menjelaskan, hasil tersebut merupakan sebuah refleksi bahwa sosok Melki Laka Lena memang paling tinggi tingkat ketersukaan dan keterpilihannya di tengah pemilih NTT.