Ayo Indonesia Bersama PJM Gelar Seminar Citizen Journalism

photo author
Emanuel Krova, NTT Hits
- Jumat, 9 September 2022 | 15:16 WIB
Seminar Citizen Journalim atau Jurnalisme Warga di Aula Efata, Gedung St. Aloysius, Ruteng, Rabu 7 September 2022 (Foto: Yono Hande)
Seminar Citizen Journalim atau Jurnalisme Warga di Aula Efata, Gedung St. Aloysius, Ruteng, Rabu 7 September 2022 (Foto: Yono Hande)

Pemateri kegiatan adalah praktisi hukum dan media yang sangat berpengalaman di bidangnya diantaranya:

Staf Yayasan Ayo Indonesia, Apa Itu Perubahan Iklim dan Dampaknya Untuk Pertanian dan Pangan. Wartawan Harian Tempo Maria Hasugian, Pengantar Citizen Journalism. Praktisi Youtuber Tedy Nahas, Cara Membuat Konten Yang Menarik, Informatif dan Berkualitas. Praktisi hukum, Fransiskus Ramli Boy Koyu,SH, Pengenalan UU ITE Dalam Konteks Citizen Journalism.

Baca Juga: Jack Miller Rebut Pole Position

Direktur Yayasan Ayo Indonesia Ruteng Tarsis Hurmali dalam sambutan menyampaikan bahwa peserta diundang tentunya untuk mengikuti dan mengenal bagaimana isu Perubahan Iklim yang kini sudah terjadi di kehidupan manusia

"Hari ini teman-teman duduk disini untuk berkenalan dengan tema perubahan iklim terutama bagi teman-teman atau peserta yang berasal dari kelompok non Local Campion.  Saya harap dari teman-teman dari sekolah yang sedang dalam pakaian seragam bisa pulang dengan pengetahuan baru tentang perubahan iklim, begitu juga dengan Jurnalis  yang mungkin sebelumnya belum pernah mengikuti diskusi tentang ini sehingga saatnya kita belajar tentang hal ini," ungkap Dirut Tarsy di depan peserta seminar.

Baca Juga: FP4 MotoGP San Marino: Bastianini Pecundangi Vinales

Menurutnya, PI ini tidak terlalu menjadi perhatian bagi banyak orang sekarang ini.

"Kita coba lihat sepanjang tahun ini hampir setiap Minggu tidak ada yang kering selalu ada hujan, biasanya di Manggarai sejak bulan mei sampai Agustus sebenarnya musim kering tapi itu tidak ada. Sehingga dampaknya seperti di Colol Mati, disna kopi tidak terlalu berbuah kemudian Cengkeh juga tanaman lain sehingga sangat mempengaruhi kehidupan kita," katanya.

Baca Juga: Sirkuit Misano Trek Favorit Ducati, Quartararo Ambisi Raih Podium Satu

Karena itu kata dia, tugas kita (Ayo indonesia) memberitahu atau menyampaikan tentang bahaya-bahaya PI ini ke Sejumlah banyak orang dalam hal ini orang muda atau milenial.

Tugas kita adalah untuk menyebarkan informasi yang benar dan tepat tentang PI maka dengan itu nanti, masyarakat sadar bahwa adanya dan terjadinya PI," ujarnya.

Baca Juga: Lima Film Indonesia Bakal Tayang di Bioskop Amerika, Terbaru Ada KKN di Desa Penari

Sementara Kordinator SDM PJM Jo Kenaru menyampaikan bahwa dengan kegiatan ini, peserta akan menjadi Citizen Journalim atau bisa disebut sudah siap menjadi jurnalis publik apalagi mendukung untuk menyebarkan pentingnya informasi perubahan iklim.

"Karena dengan tema Citizen Journalism tentu untuk mendukung program perubahan iklim" jelasnya.

Baca Juga: FP2 MotoGP San Marino: Bastianini Tercepat, Ducati Mendominasi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Emanuel Krova

Tags

Rekomendasi

Terkini

X