Keputusan PSSI untuk mengakhiri kontrak hingga 2027 secara mendadak memang sulit diterima STY. Namun, ia memilih untuk tetap legowo.
“Meskipun saya tidak memahaminya, saya dengan rendah hati menerimanya,” ungkapnya.
STY mengaku diberitahu soal pemecatan itu pada 6 Januari 2025, pukul 09.40 WIB, dan diberi tahu bahwa pelatih baru segera datang. Meski begitu, ia tidak menyimpan dendam dan tetap berterima kasih kepada PSSI, terutama kepada Ketua Umum Erick Thohir yang telah memberikan dukungan besar selama ini.
Baca Juga: Anak Shin Tae-yong Marah Sang Ayah Dipecat, Sindir PSSI dan Ungkap Firasat Jauh Hari Sebelumnya
Perpisahan, tapi Bukan Akhir
STY tak hanya meninggalkan jejak di lapangan, tetapi juga di luar itu. Pada 4 November 2024, ia meluncurkan STY Foundation, sebuah yayasan yang bertujuan untuk mengembangkan bakat muda sepak bola Indonesia.
Bersama Raffi Ahmad sebagai dewan penasihat, STY berharap yayasan ini bisa menjadi jalan bagi anak-anak Indonesia untuk mengembangkan potensi mereka di sepak bola.
“Program untuk anak-anak masih sangat kurang dan perlu dibenahi. Saya berharap kita bersama-sama menyatukan tenaga untuk mereka yang mau berkompetisi,” ucapnya saat peluncuran di RANS Entertainment Office, Tangerang Selatan.
Fans Tetap Merindukan STY
Pesan terakhir STY menyentuh hati para penggemar Garuda. Ia meyakini bahwa suatu hari ia akan kembali ke Indonesia, membawa senyum kemenangan untuk negeri yang sudah memberinya pengalaman luar biasa.
Kini, perjalanan Timnas Indonesia memasuki era baru di bawah pelatih Belanda, Patrick Kluivert. Meski begitu, warisan Shin Tae-yong akan selalu dikenang sebagai fondasi kebangkitan Garuda.
Selamat jalan, Coach STY! Fans Garuda akan selalu menantikan kembalimu!***