Baca Juga: King Indo Siap Bangkit! Kluivert Bawa Warisan LVG dan Cruyff ke Tim Garuda
Duka Mendalam Keluarga: "Nyawa Dibayar Nyawa!"
Istri Sandy, Ade Andriani, mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam. Kehilangan suami sekaligus ayah dari tiga anak mereka, yakni Cia (6), Cio (3), dan Kenzo (2), meninggalkan luka besar bagi keluarga.
“Hukumannya saya maunya nyawa dibayar nyawa! Dia sudah mengambil ayah dari anak-anak saya,” tegas Ade penuh emosi.
Ade juga mengungkapkan bahwa pelaku memiliki hubungan profesional dengan Sandy di masa lalu. Pelaku diketahui pernah menjadi kru dalam sinetron Tukang Bubur Naik Haji dan juga bekerja bersama Sandy di Mak Lampir.
“Dia dulu kru di proyek sinetron, tapi memang dikenal pendiam dan jarang bergaul. Warga sekitar bahkan menjulukinya ‘Limbad’ karena sifatnya yang tertutup,” ungkap Ade.
Baca Juga: Stafsus Wapres Gibran Soroti Program PNM Pemberdayaan Perempuan dan Anak di TPST Bantar Gebang
Polisi Buru Pelaku
Hingga kini, polisi terus melakukan penyelidikan dan memburu pelaku yang identitasnya telah diketahui. Lokasi pertemuan Sandy dan pelaku di danau juga menjadi fokus utama penyelidikan.
“Semoga pelaku segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya,” harap Ade.
Kematian tragis Sandy Permana tidak hanya menjadi kabar duka bagi keluarga, tetapi juga bagi penggemarnya yang mengenangnya sebagai aktor berbakat yang turut mewarnai layar kaca Indonesia.***