Pilu Istri Sandy Permana, Terduga Pembunuh Bertato dan Dijuluki Limbad karena Rambut Gimbal

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Kamis, 16 Januari 2025 | 11:28 WIB
Potret artis legendaris ‘Mak Lampir’ di Indonesia, Sandy Permana yang diduga tewas dibunuh oleh tersangka yang berprofesi sebagai kru film. (Instagram.com/@sandypermana30)
Potret artis legendaris ‘Mak Lampir’ di Indonesia, Sandy Permana yang diduga tewas dibunuh oleh tersangka yang berprofesi sebagai kru film. (Instagram.com/@sandypermana30)

Cekcok dengan Terduga Pelaku: Awal Konflik Mematikan

Menurut keterangan istrinya, Ade Andriani, hubungan Sandy dengan terduga pelaku mulai memburuk setelah cekcok dalam rapat warga terkait kebiasaan pelaku mengonsumsi minuman keras.

“Waktu rapat, suami saya menegur dia soal kebiasaan minum. Dari situ kelihatannya dia mulai tidak suka,” ujar Ade kepada polisi.

Ade juga mengungkap bahwa terduga pelaku dikenal tertutup, jarang berbaur, dan kerap dijuluki warga sebagai Limbad karena rambut gimbalnya yang khas.

Baca Juga: Johni Asadoma Tinjau Program Makan Siang Gratis di SD Rehobot dan SD Puluthie Oebelo

Tetangga: "Orangnya Bertato, Rambut Gimbal, dan Pernah Tinggal Bersebelahan dengan Sandy"

Warga setempat, Bambang Prayitno (56), memberikan gambaran lebih jelas soal terduga pelaku.

“Dia bertato, rambutnya gimbal, dan pernah tinggal berdampingan dengan rumah Sandy. Orangnya tertutup dan jarang ngobrol dengan tetangga,” ujar Bambang.

Bambang juga mengungkap bahwa pelaku berprofesi sebagai kru film. Meski pindah rumah, pelaku masih tinggal di satu kompleks dengan Sandy, hanya berbeda gang.

Baca Juga: Penetapkan Tersangka dan Penahanan Valerianus Obe Dinilai Tanpa Alat Bukti Yang Cukup

Keluarga Hancur: “Kami Hanya Ingin Keadilan”

Istri Sandy tak kuasa menahan air mata saat mengenang suaminya yang pergi dengan cara tragis.

“Saya hanya ingin keadilan. Suami saya tidak pantas diperlakukan seperti ini,” ujar Ade lirih.

Polisi kini telah mengantongi identitas terduga pelaku dan melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap motif di balik pembunuhan ini.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X