NTTHits.com, Kupang - Memperingati Hari Sampah Sedunia, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menginisiasi gerakan massal bersama seluruh komponen masyarakat melakukan aksi pungut sampah.
"Dalam rangka hari sampah sedunia, pemkot Kupang melibatkan seluruh komponen masyarakat bergerak bersama -sama, melakukan aksi pungut sampah,"kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kupang, Orson Nawa, Sabtu 18 Pebruari 2023.
Baca Juga: 904 PTT Kota Kupang yang Diberhentikan Bakal Jadi Tenaga Outsourcing
Menurut dia, gerakan massal tersebut akan dilaksanakan pada hari Selasa, 21 Pebruari 2023, melibatkan seluruh komponen masyarakat dan wajib ikut bersama, melakukan gerakan pungut sampah di lokasinya masing - masing.
Adapun seluruh komponen terdiri dari lembaga pendidikan yakni para siswa sekolah dari tingkat PAUD, SD, SMP, dan SMA, tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Dinas, lembaga, badan, instansi, BUMD, BUMN, TNI/Polri, bahkan seluruh masyarakat dari tingkat RT/RW/kelurahan dan kecamatan wajib terlibat dalam gerakan massal tersebut.
"Dalam momentum ini, kita pakai untuk gerakan massal bersama agar kota Kupang bersih dari sampah,"tambah Orson Nawa.
Baca Juga: Pemkot Kupang Ceroboh Hentikan Ratusan PTT, DPRD PP Itu Tahun 2018, Kenapa Masih Rekrut Juga ?
Kondisi penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Alak kota Kupang, saat ini total sebanyak 400 ribu ton, dalam sehari, sampah yang dihasilkan masyarakat sebanyak 150ton dan belum dalam kondisi memilah antara sampah organik dan non organik, bahkan sampah - sampah plastik belum dapat diurai. (*)