Pastor Provinsial Redemptoris Gelar Misi Umat Selama Dua Bulan di Stasi Herman Yosef Waimamongu

photo author
Yohanes Seo, NTT Hits
- Senin, 6 Maret 2023 | 08:14 WIB
Pastor Provinsial Redemtoris Waitabula
Pastor Provinsial Redemtoris Waitabula

NTTHits.com, Sumba - Sembilan Pastor dan dua Frater dari Provinsial Redemptoris Indonesia, keuskupan Waitabula melakukan kegiatan misi umat di Stasi Herman Yosef Waimamongu, Minggu, 5 Maret 2023.

Misi umat ini akan dilaksanakan dua bulan penuh dan bertujuan untuk lebih mendekatkan pelayanan kepada umat katolik dan merangkul umat yang jauh dari jangkauan redemptoris dengan tema misi umat ini "Bangkitlah dan Bergeraklah".

Wakil Provinsial redemptorist Indonesia, keuskupan Waitabula, Pater Marianus Dapa Talu menyampaikan misi umat memang sejak awal tujuannya pembaharuan iman umat.

Baca Juga: Tak Hanya Siswa SMA, Giliran ASN Dikbud NTT Masuk Kantor Jam 5.30 Pagi

"Singkatnya dia itu konsentrasi pada orang Katolik sendiri, untuk menghindari jangan sampai kita ada mengkatolikkan orang lain, tapi ini untuk pembaharuan iman umat katolik, mungkin selama ini orang katolik tidak terjangkau dari Paroki, mungkin ada halangan-halangan tertentu atau juga mungkin tempatnya atau karena keterbatasan tenaga," jelas Pater Marianus.

Menurut dia, misi umat ini dikhususkan sehingga timnya besar agar bisa langsung menyapa umat ditempat mereka masing-masing dan lebih pada mendengarkan.

"Sebenarnya kita pergi untuk mendengarkan mereka, kita pergi mencari tahu sebenarnya mereka itu ada apa di rumah, kita kalau khotbah itu tidak bicara saja dari apa yang kita bayangkan, tetapi berdasarkan dari pengalaman hidup konkrit mereka. Jika kita menyapa mereka dalam situasi yang paling konkrit,  pembaharuan hanya bisa kalau kita tahu betul apa yang mereka butuhkan," katanya.

Baca Juga: Warga Desa Manunain B Kemukakan Alasan Tolak Mantan Kades Anselmus Uskono Maju Cakades Lagi

Dalam Kotbahnya, dia menegaskan kata-kata dari Santo Alfonsus yang menjadi pendiri kongregasi misi umat ini. Dia (redemtoris) tidak boleh menunggu umat atau orang datang kepadanya, tetapi dia harus mengambil inisiatif untuk pergi mengunjungi dan menemukan mereka. Lalu yang kedua dikatakan bagi seorang redemtoris itu tidak ada tempat yang tidak bisa dijangkau, sesulit apapun tempatnya seorang redemtoris harus mampu menjangkau tempat itu.

Terkait misi umat ini juga menjadi rekomemdasi Stasi agar berdiri menjadi Paroki, Pater Yanus menegaskan sebenarnya pihaknya dalam misi umat ini memang pointnya bukan disitu. Jadi bahwa nanti kalau ada implikasinya kedepan, itukan akibat lain sudah sesuatu yang positif.

Baca Juga: Anak Anggota DPRD DIduga Lakukan Penipuan, DPC Partai Perindo Kota Kupang Minta Proses Hukum

"Kalau itu memungkinkan kenapa tidak, tapi yang paling penting bahwa umat Katolik betul-betul siap, kita mau alihkan mereka siap untuk peralihan begitu. Saya kira itu tidak ada kesulitan memang ada kesan dimana-mana kami buat misi umat untuk menjadi rekomendasi menjadi Paroki, tapi kami menghindari itu bahwa kami tidak sedang mempersiapkan Stasi menjadi paroki," tegasnya.

Sementara Pater Willy Ngongo Pala mengatakan jika sudah memenuhi kriteria keuskupan, maka stasi harus mandiri dalam hal Imam dan tenaga pastoral serta wilayah dan finansial, sehingga statusnya akan naik secara otomatis.

"Tapi kami tegaskan bahwa kami disini bukan untuk itu ya, tapi untum pembaharuan iman umat," tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yohanes Seo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X