NTTHits.com, Kupang - BPJN wilayah X NTT mulai membuka jalur alternatif ruas jalan yang tertimbun longsor di Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang.
Kepala Satuan Kerja 1 BPJN Wilayah X NTT, Azhari menjelaskan jalur darurat tersebut sudah dibuat sejak pekan lalu agar dapat dilalui sementara waktu.
“Jalur darurat ini sudah dibuka sejak kemarin dan harus kita jaga, rawat dan pelihara terus dengan alat berat mengingat kondisi tanah di jalur darurat ini juga belum stabil. Sambil kita menunggu jalur alternatif yang akan dibangun,” kata Azhari saat kunjungan Wakil Gubernur NTT, Yoseph Nae Soi, Senin, 20 Februari 2023.
Dia menargetkan pembuatan jalur jalan alternatif selesai dalam lima hari sehingga bisa memperlancar arus transportasi antar daerah ini.
"Diperkirakan target pembuatan jalur alternatif paling lama 5 hari sudah selesai. Sehingga dapat memperlancar transportasi dan dapat dilalui semua jenis kendaraan," ungkap Azhari.
Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi memberikan apresiasi kepada masyarakat yang sudah memberikan lahannya untuk dijadikan jalur alternatif.
Baca Juga: Falentinus Kebo, Resmi Mendaftar Sebagai Anggota PDIP TTU
"Ini tentunya menjadi hal positif karena kita saling rela berkorban dan mendukung serta membantu satu sama lain untuk kepentingan banyak orang," katanya.
Dia berharap jalur alternatif yang dikerjakan bisa selesai tepat waktu sehingga membantu perlancar arus trabsportasi Trans Timor ini.
"Saya harapkan jalur alternatif ini dapat diselesaikan sesuai terget sehingga membantu mempercepat kelancaran transportasi," pintanya.
Wagub berterima kasih kepada semua pihak yang sudah banyak membantu penanganan bencana ini.
Baca Juga: Tersangka Dugaan Korupsi Dana BTT Covid di Sikka Titip Uang Pengganti Rp575,6 Juta
"Kita tentunya berharap dapat cepat diselesaikan sehingga jalur transportasi trans timor ini kembali pulih kembali dengan lancar," pungkasnya.