NTTHits.com, Kupang - Puluhan karyawan PT Flobamor kembali mendatangi mengeluhkan pembayaran gaji mereka yang sesuai kesepakatan dengan DPRD NTT dibayarkan tiga bulan, faktanya PT Flobamor hanya membayar satu bulan.
"Gaji kami hanya dibayar selama satu bulan. Padahal kesepakatan dengan DPRD NTT beberapa waktu lalu, PT Flobamor sanggupi bayar gaji mereka selama tiga bulan," kata koordinator karyawan PT Flobamor, Lazarus Riwu saat bertemu DPRD NTT, Rabu, 9 Oktober 2024.
Dia mengaku gaji sebulan sudah diterimanya dengan ada kenaikan gaji sebesar 10 persen, namun sisanya dijanjikan akan dibayarkan pada akhir Oktober 2024. "Mereka beralasan bahwa dana yang turun juga bertahap, tidak sekaligus," katanya.
Pembayaran gaji sebulan dengan kenaikan. 10 persen ini, katanya, sudah terjadi sejak Juni 2024, tapi mereka diminta diam atau tidak bicarakan terkait kenaikan gaji itu.
"Muncul pertanyaan, kenapa kami tidak boleh ceritakan soal kenaikan gaji ini. Kami juga diminta untuk tanda tangan kuitansi kosong. Kami menilai ada yang tidak beres," katanya.
Selain gaji, mereka juga menuntut kekurangan uang lauk pauk, gaji sejak Agustus hingga September 2024, dan THR Lebaran dan Natal. "Kami berikan waktu 3x24 jam untuk lunasi tunggakan kepada kami," tegasnya.
Anggota DPRD NTT yang menerima karyawan PT Flobamor, Winston Rondo menilai PT Flobamor ingkar janji, karena tidak penuhi janji bersama DPRD NTT.
"Rekomendasi bersama DPRD pembayaran gaji selama tiga bulan, kenapa dibayar hanya sebulan," tanya Winston.
Baca Juga: Survey TBRC, Melki Laka Lena dan Johni Asadoma Unggul di Pilgub NTT
Padahal, Winston mengaku telah berkomunikasi dengan Komisaris Utama, yang mengaku telah perintah manager operasional dan keuangan untuk membayar tunggakan gaji karyawan selama tiga bulan.
"Komisaris sudah perintah bayar, tapi justru dimainkan oleh manajer operasional PT Flobamor," tegasnya
Karo Ekonomi Pemprov NTT, Alex Koroh menegaskan akan memanggil manajer operasional dan keuangan PT Flobamor untuk menjelaskan terkait pembayaran tunggakan gaji karyawan yang baru dibayarkan sebulan.
"Setelah ini, kami akan panggil manajer operasional dan kekurangan dan umum guna jelaskan semua ini, karena perintah dari komisaris untuk selesai gaji tiga bulan itu," tandasnya.