Pasca Dilantik Jadi Pj Wali Kota Kupang, Linus Lusi Safari ke Para Pimpinan Lembaga Agama

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Senin, 2 September 2024 | 21:24 WIB
Pj Wali Kota Kupang, Linus Lusi saat kunjungi  Vihara Pubbaratana
Pj Wali Kota Kupang, Linus Lusi saat kunjungi Vihara Pubbaratana

NTTHits.com, Kupang - Pasca dilantik menjadi Pj Wali Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Linus Lusi melakukan kunjungan kerja ke para pemimpin agama guna memimnta dukungan terhadap program - program kerja Pemerintah Kota Kupang,

Adapun pemimpin agama yang dikunjungi yakni Ketua Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), Pdt. Samuel Pandie, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Kupang, dr. I Wayan Ari Wijana dan Ketua Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) NTT, Indra Effendy.

"Persoalan - persoalan yang menjadi perhatian pemkot Kupang yakni, penanganan sampah, perhatian pada masyarakat tidak mampu, penanganan penyakit menular, dan beberapa persoalan lainnya,"kata Pj Wali Kota Kupang, Linus Lusi, Senin, 2 September 2024.

Baca Juga: GMIT Bangun Balai Latihan Kerja Komunitas Multi Media di Kupang, Pj Wali Kota : Bantu Jemaat dan Masyarakat Miliki Keterampilan

 

Adapun persoalan - persoalan yang menjadi perhatian pemkot Kupang yakni,  penanganan sampah, terutama sampah plastik yang masih didapati di jalan-jalan protokol, pasar tradisional maupun kawasan pemukiman. Ia pun menjelaskan bahwa saat ini ASN dan PTT di Kota Kupang juga sedang dikerahkan untuk melakukan aksi bersih lingkungan pada setiap hari Jumat.

Hal lain yakni, keberpihakan lembaga agama terhadap masyarakat kurang mampu, janda/duda, kaum terpinggirkan karena menurutnya kalangan tersebut yang harus menjadi prioritas perhatian pemerintah yang tentunya membutuhkan kolaborasi dengan lembaga agama yang merupakan garda terdepan dalam masyarakat.

Selain itu, juga terkait pengendalian penyakit menular berbahaya seperti HIV/AIDS, ia meminta ada sinergi antara lembaga agama bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) untuk terus memantau perkembangannya dan giat-giat pencegahan dan penyuluhan agar dihidupkan kembali.

Baca Juga: Jaksa Terima Pelimpahan Tahap II Perkara Tipikor Dana Desa Nonotbatan dari Penyidik Polres TTU. Tersangka Langsung Ditahan

Momentum pelaksanaan Pilkada juga menjadi perhatian dan diminta dukungan dan doa agar Pilkada dapat berjalan lancar dan aman. Selain itu lembaga keagamaan di minta untuk saling membuka diri agar indeks toleransi beragama yang selama ini selalu mendapatkan penghargaan dapat terjaga dengan baik. 

Ketua Sinode GMIT, Pdt. Samuel Pandie, memastikan dukungan terhadap segala program Pemerintah Kota Kupang. Ia mengapresiasi upaya-upaya penanganan masalah sampah di Kota Kupang yang saat ini cukup masif dilakukan. Penanganan penyakit menular berbahaya HIV/AIDS, saat ini gereja sedang berupaya menjadi mitra dan menggandeng para penderita agar ikut memberikan penyuluhan dan langkah-langkah preventif agar tidak terjadi peningkatan penyebaran penyakit.

Lebih lanjut terkait pelaksanaan Pilkada, Ketua Sinode GMIT mengatakan Gereja sebagai mitra akan terus menjaga dan mendukung konstelasi politik yang akan berlangsung. Gereja akan membantu pemerintah melalui suara gembala pada setiap kebaktian hari Minggu untuk mengimbau kepada jemaat untuk menjaga kondisi situasi politik hingga pelaksanaan pilkada berjalan dengan baik.

Baca Juga: Perkara Dugaan Korupsi Dana Desa Kiusili Segera Dilimpahkan ke Bagian Pidsus Kejari TTU

Ketua PHDI Kota Kupang, dr. I Wayan Ari Wijana saat ditemui di Pura Agung Giri Kerta Bhuwana mengapresiasi pemerintah kota Kupang yang telah berkolaborasi dalam mendukung program pemerintah dalam menekan angka inflasi dengan pengelolaan lahan menjadi kebun di salah satu boulevard di Kota Kupang. Selain itu di bidang pendidikan, Pura Oeba juga memiliki sekolah yang tidak hanya diperuntukkan bagi yang beragama Hindu namun juga untuk warga sekitar dapat bersekolah dilokasi tersebut

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X