NTTHits.com, Kupang - Menyambut Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah, empat organisasi Islam di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menginisiasi "Kupang Bertakbir", tradisi malam takbiran dengan mendengarkan takbir sehari sebelum Idul Fitri, dilakukan dengan arak-arakan atau pawai kemenangan mengelilingi kota dengan menggunakan kendaraan hias roda dua dan empat.
Empat organisasi tersebut yakni Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Beta Hijrah Community, Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama dan Remaja Mesjid Airmata Kupang yang didukung oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Kupang dan MUI NTT, Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Kota Kupang dan DMI NTT, Peringatan Hari Besar Islam (PHBI), Polresta, Kodim 1604 kota Kupang, Pemerintah Kota Kupang, Polda NTT dan Lanud.
Baca Juga: Kegiatan Operasional BI NTT Jelang Hari Raya Idul Fitri 2024
"Kupang Bertakbir ini diinisiasi empat organisasi anak muda Islam yakni PWNU, Beta Hijrah Community, Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama dan Remaja Mesjid Airmata Kupang,"kata Ketua Beta Hijrah Community Kupang, Musawir Muhammad, Sabtu, 6 April 2024.
Menurut dia "Kupang Bertakbir" menjadi momentum perayaan hari kemenangan umat Islam setelah sebulan lamanya menjalani ibadah puasa, selain itu "Kupang Bertakbir juga menjadi wadah mensyiarkan bahwa Islam cinta toleransi yang ditunjukkan dalam kebersamaan dan keberagaman agama, suku dan ras dengan melibatkan semua unsur agama terlibat dalam perayaan tersebut.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi upaya kolaborasi bersama, merangkul semua umat di Kota Kupang dalam perayaan hari raya besar yang mencerminkan kota Kupang sebagai kota multi agama dan budaya yang saling menjunjung tinggi toleransi dan keberagaman agama.
Ketua MUI Kota Kupang, H. Muhammad MS, mengatakan, parade kendaraan hias yang diinisiasi anak muda Islam menyambut Idulfitri 1445Hijriah dalam tajuk "Kupang Bertakbir" menjadi moment keagamaan yang menunjukkan kebersamaan dan sikap menjunjung tinggi toleransi dengan melibatkan seluruh unsur agama, menjadi bukti otentik menunjukkan pluralisme dan multikultural di Kota Kupang.
"Momen momen keagamaan ini yang melibatkan semua unsur agama yang ada, itu artinya, tanpa kita omong dan tanpa bicara tetapi fakta menunjukkan ke semua orang bahwa Kupang memang benar kota bertoleransi,"kata Muhammad.
Malam Takbiran bertajuk "Kupang Bertakbir" direncanakan akan di gelar sehari sebelum Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah, Selasa Malam tanggal 9 April 2024 dengan lokasi start dan finish di kawasan Jajanan Airmata atau eks Kantor Bupati Lama di Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang. (*)