Baca Juga: Hotel Plago Disita Kejaksaan, Kuasa Hukum PT SIM : Lebih Adil Dibanding Sita Aset Pribadi
Proyek - proyek pemerintahan menjadi salah satu faktor terbesar dalam pertumbuhan industri, sehingga sudah semestinya Pemerintah Daerah (Pemda) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov), kerja kolaborasi membangun industri baru, mengeksporasi peluang bisnis dari berbagai bidang, seperti pertanian, perkebunan, peternakan hingga tambang yang memiliki nilai jual dalam pemenuhan kebutuhan pasar di luar NTT agar dapat menjadi pendapatan daerah, yang menunjang geliat pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan, yang dampaknya dapat dirasakan masyarakat NTT secara keseluruhan, sekaligus menjadi kunci kemajuan ekonomi Indonesia.
Perusahaan Logistik Sindo Express, mengakui, pasca merger jasa pelayanan menjadi jauh lebih baik, mudah dan efesien, dari sisi SDM, terjalin komunikasi aktif dua arah yang menjadi nilai tambah, menjalin hubungan kerja dan kemitraan yang harmonis.
Baca Juga: Dukung Timnas Indonesia, Ribuan Santri Jawa Timur Nonton Langsung Laga versus Turkmenistan
Meski diakuinya, masih terdapat kendala-kendala terkait eksistensi alat penunjang kinerja peti kemas yang juga kerap terjadi di pelabuhan –pelabuhan lainnya di Indonesia, yang jika dalam kondisi maintanance atau perbaikan membutuhkan waktu sedikit lama, sehingga menyebabkan keterlambatan pengiriman logistik ke konsumen maupun tempat tujuan.
“Kalau dari sistem dan SDM sangat baik, tapi kadang alat yang sering jadi kendala, karena kerja nonstop, jadi ketika maintanance terjadi keterlambatan, namun diimbangi dengan komunikasi baik dengan solusi-solusi alternatif,” kata Kepala Cabang Sindo Ekspres NTT, Rudy.
Menjadi salah satu perusahaan logistik terbesar di NTT dari tahun 2006, Sindo Ekspres mengakui, perkembangan pelabuhan peti kemas Tenau Kupang, dari 17 tahun yang lalu sejak jadi mitra kerja semakin maju, berbenah dan kompetitif dalam memberikan jasa layanan kepelabuhan, menjadi objek vital yang memegang peran penting sebagai nadi industri dan perekonomian daerah NTT.
Baca Juga: Segera Deklarasi, Organisasi Sosial Atoin Meto Kopan Pinang Pj Wali Kota Kupang Jadi Pembina
“Sejak tujuh belas tahun hingga pasca merger saat ini, Tenau berbenah dan semakin maju, menjadi objek vital pintu perekonomian mengingat perkembangan NTT yang semakin luar biasa,”tambah Rudy
Keberadaan pelabuhan peti kemas Tenau Kupang menjadi gerbang aktivitas ekonomi, menghadapi perubahan dan bergerak bersama, kawasan pelabuhan diperluas, fasilitas pelabuhan diperbarui dan tata kelola manajemen yang dirombak total, menciptakan gerak usaha yang lebih fleksibel, resistansi dan revolusioner dalam perkembangannya sebagai pengelola pintu perdagangan NTT.
Kini, setelah menjalani serangkaian penataan, revitalisasi dan transformasi, Pelindo hadir menjadi pengelola dan pengembang kegiatan logistik, tidak hanya sekadar pelabuhan, tetapi juga berbagai usaha yang berkaitan dengan logistik sebagai energi perdagangan berbasis transportasi laut. (*)