Kadin NTT Gandeng Investor Australia-China Lirik Tambang Mangan Sekaligus Bangun Smelter di KIB

photo author
Lidya Radja, NTT Hits
- Kamis, 7 September 2023 | 18:47 WIB
Ketua Kadin NTT  dan Investor Australia-China
Ketua Kadin NTT dan Investor Australia-China

NTTHits.com, Kupang - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mengandeng investor asal Australia-China, Sky Jade Capital melirik industri tambang Mangan (Mn) sekaligus membangun smelter, fasilitas pengolahan mangan di Kawasan Industri Bolok (KIB), Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Hari ini kami melakukan pertemuan dengan pemprov sekaligus penandatangan komitmen bersama Kadin NTT, untuk membangkitkan industri Mangan di NTT dengan membuka smelter di kawasan industri Bolok,"kata Ketua Umum Kadin NTT, Bobby Lianto, dalam Jumpa Pers, Kamis, 7 September 2023.

Baca Juga: Penuhi Hak dan Lindungi Anak, DP3A NTT Goes to School Sosialisasi dan Edukasi di Tiga Sekolah

Menurut dia, mendatangkan investor pertambangan menjadi program dan sesuai dengan visi Presiden RI, Joko Widodo yakni hilirisasi, dimana selama ini Mangan keluar dari NTT dalam bentuk barang mentah, diproses industri di Jawa bahkan luar negeri, sekarang industrinya dibangun dan dilakukan di NTT.

Indonesia op Promotion Centre Sidney, Perwakilan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Kementrian InvestasiHaryo Sudewo, mengatakan, pembangunan smelter di Kawasan Industri Bolok, Kupang menjadi bukti keseriusan investor dalam pengelolaan Mangan, sehingga perlu dipastikan berapa besar cadangan biji Mangan dipulau Timor untuk memenuhi kebutuhan Mangan dengan optimum scale sebanyak 1 juta ton pertahun.

Baca Juga: Tiga Remaja Putra Kaget Lihat Sosok Mayat Terapung di Cekdam Boifeka, Timor Tengah Utara.

Perusahaan-perusahaan lokal yang memiliki Ijin Usaha Pertambangan (IUP) juga akan diajak bekerjasama sebagai rantai pasok untuk memastikan kebutuhan dan cadangan mangan memenuhi kebutuhan smelter. Selain itu investasi tersebut akan menyerap banyak tenaga kerja lokal sekaligus mengerakkkan perekomnomian NTT secara keseluruhan.

"Yang perlu dipastikan dari semuanya itu, berapa besar cadangan biji mangan sebetulnya di dalam tanah Pulau Timor, karena kebutuhan mereka cukup besar, sekitar 1 juta ton pertahun,"kata Sudewo.

Baca Juga: Rakerda ke-2 PHRI NTT Bakal di Hadiri Ketum BPP PHRI Pusat Haryadi Sukamdani dan Sekjen, Maulana Yusran

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTT, Marsianus Jawa, mengatakan, investor siapapun yang datang berinvestasi di NTT, minimal dapat membantu mengurangi presentase penduduk miskin yang berada di angka 20persen dari total 6,6juta jiwa penduduk.

"Ini yang kita dorong, banyak investor datang minimal mengurangi presentase penduduk miskin, itu harapan kami, terkait perijinan kami pastikan difasilitasi agar ada kemudahan untuk berinvestasi di NTT,"tutup 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lidya Radja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X