NTTHits.com, Kupang - DP3A Goes to School menjadi inisiasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan sosialisasi dan edukasi dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak yang menyasar para siswa sekolah di tiga lembaga pendidikan yakni Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2, SMAN 5 dan Sekolah Luar Biasa (SLB).
"Anak-anak perlu mendapat perhatian dan jaminan soal hak - hak dan aspek perlindungan , oleh sebab itu DP3A Goes to School mendatangi untuk memberikan sosialisasi dan edukasi,"kata Kepala Bidang (Kabid) Khusus Perlindungan Anak DP3A NTT, France Tiran, saat sosialisasi di SMAN 5 Kupang, Kamis, 7 September 2023.
Baca Juga: Tiga Remaja Putra Kaget Lihat Sosok Mayat Terapung di Cekdam Boifeka, Timor Tengah Utara.
Berjejaring dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Forum Anak dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) NTT, DP3A Goes to School menjadi wadah edukasi dan sosialiasi dalam rangka meminimalisir sekaligus membekali anak sebagai langkah preventif melindungi dari segala jenis bentuk kekerasan fisik, psikis, verbal dan non verbal bahkan kekerasan seksual sehingga mewujudkan lembaga pendidikan yang bebas dari segala bentuk kekerasan anak.
Wakil Kepala Bidang Humas (Waka Humas) SMAN 5 Kupang, Felly, mengatakan, pihak sekolah sangat antusias menyambut kegiatan tersebut, menurut dia, SMAN 5 dengan jumlah siswa sebanyak 1.383 dan 39 rombongan belajar harus dibekali pengetahuan dan wawasan terkait apa itu pemenuhan hak anak dan perlindungan dari segala bentuk kekerasan di lingkungan sekolah seperti bully dan kekerasan verbal demi untuk mewujudkan generasi emas yang berkarakter dan unggul.
"Ini menjadi kebutuhan yang urgen bagi anak-anak, memberi pengetahuan lebih bagi anak-anak agar lingkungan sekolah bebas dari segala bentuk dan jenis kekerasan,"kata Felly.
Caroline Putri, siswi kelas XI IPS I, mengaku sangat senang dan antusias mendapat tambahan pengetahuan baru dalam sosialisasi dan edukasi tentang pemenuhan hak anak dan kekerasan pada anak yang dilakukan oleh DP3A.
Baca Juga: Akhir November, 350 Personil TNI Dikirim ke NTT Jaga Perbatasan Indonesia - Timor Leste
"Sangat-sangat antusias untuk ikut kegiatan ini, karena mendapat materi yang beragam, jelas dan terperinci serta belajar banyak tentang apa itu kekerasan dan dampaknya,"kata Caroline.
DP3A NTT Goes to School menjadi salah satu program edukasi dalam mewujudkan, membangun komitmen dan pemahaman yang benar tentang pemenuhan hak anak dan perlindungan bagi anak yang memerlukan perlindungan khusus, penanganan dan pelayanan berbagai kasus kekerasan terhadap anak, penyiapan serta penataan masa depan anak. (*)