NTTHits.com, Kupang - Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke-2 Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) yang akan berlangsung di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan agenda pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/RT) serta program kerja tahunan yang sudah dan yang akan dilaksanakan.
"Sesuai dengan AD/RT di hari pertama rakerda, kita internal pengurus dan anggota PHRI NTT membahas tentang program kerja tahunan yang sudah dan yang akan dilaksanakan,"kata Sekretaris BPD PHRI NTT,Tri Arachis, saat Jumpa Pers, Rabu, 6 September 2023.
Baca Juga: Akhir November, 350 Personil TNI Dikirim ke NTT Jaga Perbatasan Indonesia - Timor Leste
Rangkaian Rakerda PHRI NTT yang diselenggarakan guna menjaring aspirasi dari Badan Pimpinan Cabang (BPC) PHRI ditiap daerah dan juga rencana dan program kerja PHRI dalam melihat perkembangan hotel dan restauran.
Para pengurus BPC PHRI yang akan hadir yakni dari Kabupaten Manggarai Barat, Sumba Timur, Belu dan Sikka, serta utusan dari beberapa kabupaten diantaranya Alor, Rote, Timor Tengah Utara (TTU), Lembata dan Larantuka.
Ketua Panitia Rakerda ke-2 PHRI NTT, Hanzel Liyanto, mengatakan, Rakerda kali ini memang berbeda, dengan mengusung tema besar "Berkompetisi dan Berkolaborasi" dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 15-16 September 2023, yang dihadiri dan dibuka oleh Ketua Umum Badan Pimpinan Pusat (BPP) PHRI, Haryadi Sukamdani sekaligus pemilik Sahid Hotel Grup dan Sekretaris Jendral (Sekjen) Badan Pimpinan Pusat PHRI, Maulana Yusran.
Baca Juga: Besok, Penjabat Gubernur NTT Tiba Kupang
Di hari pertama dilangsungkan rapat internal dan tertutup, yang hanya dihadiri pengurus dan anggota PHRI NTT, sedangkan dijadwalkan pada hari kedua, dikemas dengan agenda dua sesi yakni sesi pertama sharing session dengan pembicara Ketua Kadin NTT, Bobby Liyanto, Kepala Dinas Pariwisata NTT, Sony Libing dan Sekjen BPP PHRI Pusat, Maulana Yusran dengan materi Fungsi dan Peran PHRI di Indonesia dan khususnya di NTT.
Sedangkan di sesi kedua, juga ada Expo dengan melibatkan UMKM lokal serta sharing session yang terbuka bagi masyarakat umum dan seluruh hotel dan restauran yang belum mengenal Internet of Thing (IoT) dengan menghadirkan Traveloka dan BizNet sebagai operator internet dalam sosialisasi digital marketing. Khusus sesi ini dikenai biaya tiket sebesar Rp.50ribu per orang yang sudah termasuk makan dan coffee break, serta bagi 50 pendaftar pertama pembelian tiket akan mendapatkan hadiah menarik dari panitia.
Baca Juga: Ombudsman Apresiasi RSUD Lewoleba, Patut Jadi Contoh Rumah Sakit Lain di NTT
Wakil Ketua Panitia Rakerda PHRI NTT, Michael Tamara mengatakan, dihari pertama Rakerda PHRI ke-2 yang akan berlangsung di Hotel Harper Kupang, juga akan dilaksanakan lomba "Making Bed" atau teknik merapikan tempat tidur hotel pertama di NTT, kolaborasi spesial PHRI NTT bersama organisasi profesi, Indonesia Housekeeper Assosiation (IKA), melibatkan target industri seluruh hotel di NTT, lembaga pendidikan, dan instansi dengan tujuan meningkatkan kemampuan dan pengetahuan para housekeeper sehingga Sumber Daya Manusia (SDM) di NTT mampu berkembang.
"Dihari pertama sebelum Rakerda, kita juga berkolaborasi spesial dengan IKA, mengadakan lomba making bed pertama di NTT, bagi para housekeeper guna meningkatkan kemampuan dan pengetahuan,"kata Michael.
Baca Juga: Jaring Aspirasi di Kecamatan, Pemkot Kupang Tinjau Kembali Rancangan RTRW
Lomba tersebut ikut disponsori Traveloka, BizNet, Spring Air, Bank Pembangunan Daerah (BPD) NTT dan PT. Heaven Chemical Indonesia dan para hotel anggota se-NTT.