hukrim

Kompak Indonesia Desak Gubernur NTT Audit Investigasi BUMD dan Copot Pimpinan BUMD Bermasalah Bermasalah

Kamis, 20 Februari 2025 | 16:11 WIB
Ketua Kompak Indonesia, Gabriel Goa (Dok. Pribadi)

NTTHits.com, Kupang - Maraknya korupsi berjamaah di BUMD milik NTT seperti Bank NTT, PT Flobamor, PT Jamkrida dan PT Bolok, wajib hukumnya dalam Program 100 Hari Gubernur NTT melakukan audit menyeluruh keuangan dan SDM.

Yang menempati posisi strategis harus orang yang berintegritas, inovatif dan kreatif bukan karena kolusi dan nepotisme.

Penegasan itu disampaikan Ketua Kompak Indonesia, Gabriel Goa kepada NTTHits.com, Kamis, 20 Februari 2025.

Harapannya agar BUMD milik rakyat NTT Profesional dan Bersih dari praktek KKN seperti yang terjadi saat ini.

Baca Juga: Lantik Melki- Johni dan 959 Kepala Daerah dan Wakil, Presiden Prabowo: Saudara adalah Pelayan Rakyat!

Terpanggil nurani untuk menyelamatkan kondisi NTT yang terpuruk yakni kantong Human Trafficking dan Kantong Perampokan Hak-Hak Ekosob Rakyat NTT voice of the voiceless, Kompak Indonesia menyatakan,

"Pertama, Mendukung Gubernur NTT untuk menpraktekan pola Meritokrasi dalam memilih para Kepala Dinas dan Perangkat Birokrasi terkait.

Kedua, Melakukan audit menyeluruh baik keuangan dan SDM Pimpinan BUMD milik Provinsi NTT seperti Bank NTT, PT Flobamor, PT Jamkrida, PT Bolok dan BUMD lainnya dalam program 100 hari kerja Gubernur NTT.

Ketiga, berkolaborasi dengan Presiden RI dan Pimpinan di Pusat untuk mencopot Pimpinan Forkopimda yang hanya menjadikan NTT sebagai daerah bancakan untuk memperkaya diri dan kolega tanpa malu merampok hak - hak Ekosob Rakyat NTT", tegas Gabriel Goa. (*)

Tags

Terkini