hukrim

Sebelum Sidang Putusan, Kristiana Muki Ribut Hingga Dipaksa Keluar. Di Luar Ruang Sidangpun Teriaki Wartawan

Selasa, 24 Oktober 2023 | 19:24 WIB
Saksi Kristiana Muki terlibat keributan dalam ruang sidang dengan salah satu Terdakwa, saudara kandungnya sebelum Majelis Hakim memasuki ruang sidang, Selasa (24/10/2023).) (Dokumentasi JPU Kejari TTU)

Sontak para staf berhamburan memasuki ruang sidang, menonton keributan kakak beradik kandung ini.

Terdakwa Ose yang sudah tenang akhirnya kembali ribut karena merasa tidak puas dan membalas kata - kata Irna. Irnapun akhirnya disuruh keluar ruang sidang oleh petugas.

"Jangan buat keributan di dalam sini ibu, keluar saja kalau mau ribut. Ini mau sidang", tegur salah satu petugas.

Irna terlihat tetap marah dan berteriak sambil menunjuk - nunjuk keempat Terdakwa. Karena sikapnya, Irnapun digiring keluar beberapa petugas. Namun dari dalam ruang sidang yang belum dimulaipun, terdengar hinaan Irna dari luar.

Baca Juga: Ratusan Bidang Tanah Belum Bersertifikat, Pemkot - BPN Kupang Percepat Legalisasi Aset

"Herman Muki, kau itu penyakit gula. Kalian semua tidak tahu menghargai orang. Saya tidak akan berdamai dengan kalian, sampai matipun saya tidak akan berdamai dengan kalian", teriak Irna dari luar ruang sidang.

Iapun akhirnya berhasil ditenangkan dan kembali memasuki ruang sidang karena sidang putusan akan segera dimulai.

Usai Majelis Hakim membaca putusan, Irna kembali tertawa sambil berteriak menghina keempat saudaranya dengan mengatakan, keempat Terdakwa ternyata sempat menangis juga.

"Ada menangis juga kalian, minta maaf. Ia terus berteriak di luar ruang sidang usai mengikuti jalannya sidang.

Baca Juga: 4 Terdakwa Kasus Penganiayaan Anak Mantan Bupati TTU Ajukan Pledoi Pembelaan dan Keringanan Putusan

Tak hanya keempat Terdakwa yang dihinanya, wartawan media inipun diteriaki berulang kali dengan mengatakan, kamu tulis berita selama ini, sebut dalam berita Rai suami saya piara Preman itu yang empat orang itu.

Namun kata - kata Irna tidak ditanggapi wartawan dan keluarga besar para Terdakwa yang menyaksikan teriakan Irna sambil tertawa sendirian.

"Tidak usah dihiraukan, karena tidak ada penulisan berita seperti itu selama ini. Mungkin dia lagi stres saja, jadi biar dia teriak sendiri di situ", kata beberapa keluarga besar para Terdakwa sambil meninggalkan Irna sendirian.

Irna yang terlihat duduk sendirianpun kemudian keluar meninggalkan lingkungan Pengadilan Negeri Kefamenanu. (*)

Halaman:

Tags

Terkini